bisnis

Produksi minyak Iran sudah kembali ke level sebelum terkena sanksi

Produksi minyak Iran di kuartal pertama tahun ini sebanyak 3,796 juta barel tiap hari, melonjak dibanding 3,741 juta barel sehari di kuartal pertama tahun lalu.

16 Juni 2017 10:57

Produksi minyak Iran dan kuotanya dalam OPEC (Organisasi Negara-negara pengekspor Minyak) telah kembali ke level sebelum terkena sanksi, menurut laporan BP Statistical Review of World Energy June 2017.

Sebelum dikenai sanksi ekonomi oleh Barat karena program nuklirnya, Iran di akhir 2011 memproduksi minyak sedikit di bawah empat juta barel sehari dan mengekspor sekitar 2,2 barel per hari.

Dalam laporan itu, produksi minyak negara Mullah tersebut tahun lalu meningkat 700 ribu barel sehari. Total produksi minyak di Timur Tengah pun naik hingga 1,7 juta barel per hari, didorong oleh kenaikan produksi Iran, Irak (400 ribu barel), dan Arab saudi (400 ribu barel).

Laporan dilansir Selasa lalu itu, OPEC menyebutkan Iran bulan lalu menghasilkan 3,795 juta barel minyak sehari, meningkat empat ribu barel ketimbang produksi April sebesar 3,791 juta barel saban hari.

Menurut OPEC, produksi minyak Iran di kuartal pertama tahun ini sebanyak 3,796 juta barel tiap hari, melonjak dibanding 3,741 juta barel sehari di kuartal pertama tahun lalu.

Bulan lalu, Iran mengekspor sekitar 1,1 juta barel minyak saban hari ke Eropa, termasuk Turki, sedikit di bawah 1,2 juta barel minyak per hari diekspor ke Asia.

Ladang minyak Kish di Iran, ditemukan oleh National Iranian Oil Company pada 2006. (PEDEC)

Iran akan tingkatkan ekspor minyak ke Eropa hingga 60 persen dalam dua bulan

Iran menargetkan total produksi minyak 4,5 juta barel sehari pada 2022.

Ladang minyak Iran. (Mehr)

Iran tetapkan 29 perusahaan asing boleh ikut tender proyek minyak dan gas

British Petroleum mundur karena khawatir hubungan Amerika-Serikat-Iran kembali menegang setelah presiden terpilih Donald Trump dilantik pada 20 Januari ini.

Kantor pusat Naftiran Intertrade Company (NICO), perusahaan swasta asal Iran, di Swiss. (Daily Star)

Perusahaan swasta Iran akan pasok 150 ribu barel minyak sehari ke Indonesia

Nilai kontraknya US$ 5 miliar untuk jangka waktu 20 tahun.

Ladang minyak Iran. (Mehr)

Iran buka tender untuk 50 blok minyak dan gas

Negara Mullah ini berharap menggaet investasi asing lebih dari US$ 150 miliar dalam industri minyak, gas, dan petrokimia hingga 2020.





comments powered by Disqus