bisnis

Raja Salman perintahkan pencairan bantuan langsung tunai

Nilainya 1,66 miliar riyal.

18 Juni 2017 13:57

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Jumat lalu memerintahkan pencairan bantuan langsung tunai senilai 1,660 miliar SAR (riyal Arab Saudi) kepada warga negara membutuhkan. 

Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ali bin Nasir al-Ghafis menjelaskan bantuan langsung tunai itu diberikan agar warga memerlukan bisa merasakan kebahagiaan saat Idul Fitri.

"Bantuan langsung tunai ini akan berdampak besar bagi pemenuhan kebutuhan dari kelompok warga negara berharga ini," kata Ali al-Ghafis, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Pemerintah Arab Saudi tahun ini meluncurkan program bantuan langsung tunai. Kebijakan ini untuk membantu warga kurang mampu akibat kenaikan harga disebabkan pencabutan subsidi. 

Untuk tahap pertama, penerima bantuan langsung tunai berjumlah 2,5 juta, meliputi kaum tua renta, janda, yatim piatu, orang tidak mampu bekerja, dan orang cacat.

Proyek milik Qatargas, pengekspor gas alam cair terbesar di dunia. (qatargas.com)

Qatar siap kucurkan US$ 1 miliar buat PLTG dan proyek gas di Indonesia

Kerja sama dengan Qatar sebenarnya telah mulai terealisasi. Di antaranya melalui investasi Nebras Power di PT Paiton Energy senilai US$ 1,3 miliar.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Indonesia akan beli gas dari Qatar seharga US$ 7 per MMBTU

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

CEO Aramco bilang IPO di semester kedua 2018

IPO Aramco diyakini bakal menjadi yang terbesar di dunia dan dapat meraup dana sekitar US$ 100 miliar.

Pesawat milik maskapai Saudi Arabian Airlines. (Al-Arabiya)

Saudia Airlines buka rute ke Baghdad mulai Senin pekan depan

Flynas sudah memulai penerbangan ke Baghdad pekan lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Qatar siap kucurkan US$ 1 miliar buat PLTG dan proyek gas di Indonesia

Kerja sama dengan Qatar sebenarnya telah mulai terealisasi. Di antaranya melalui investasi Nebras Power di PT Paiton Energy senilai US$ 1,3 miliar.

24 Oktober 2017

TERSOHOR