bisnis

Intel, Mobileye tahun ini uji coba mobil tanpa sopir

Mobileye dan BMW menargetkan produksi massal mobil nirsopir pada 2021.

11 Agustus 2017 15:00

Intel Rabu lalu bilang pihaknya bareng Mobileye tahun ini akan menguji coba sejumlah kendaraan tanpa sopir atau otomatis di Amerika Serikat, Israel, dan Eropa.

"Membangun mobil dan menguji mereka dalam kondisi nyata akan memberi masukan segera dan mempercepat pengembangan teknologi sekaligus solusi bagi mobil benar-benar bergerak sendiri," kata Amnon Shashua, pendiri Mobileye bakal menjadi pejabat teras di Intel.

Baca pula: We are the leader in the self driving car technology

Intel, perusahaan komputer raksasa asal Amerika, awal Maret lalu membikin kejutan. Mereka mengumumkan setuju untuk membeli Mobileye seharga US$ 15,3 miliar, pembelian terbesar atas perusahaan teknologi Israel sepanjang sejarah.

Mobileye, dibentuk pada 1999, adalah perusahaan mengembangkan teknologi mobil nirsopir. 

Dalam wawancara khusus dengan Albalad.co lima bulan lalu, David Oberman, Direktur Penjualan Mobileye untuk Asia, Amerika Utara, Australia, dan Afrika, bilang kerja sama dengan Intel merupakan bagian terakhir dari solusi total sebelum memproduksi mobil nirsopir secara massal pada 2021.

"Paling lambat 2021, Mobileye dan BMW akan memproduksi massal mobil otomatis," kata Oberman. 

Ruang kabin penumpang pesawat Airbus A380 milik Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arabian Business)

Arab Saudi sebut IPO Aramco tetap dilakukan tahun depan

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen sahamnya, diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.

Pesawat milik maskapai Flynas asal Arab Saudi. (Flynas)

Maskapai Saudi memulai lagi penerbangan ke Irak setelah 27 tahun

Maskapai Saudi Arabian Airlines milik pemerintah direncanakan membuka rute ke Baghdad mulai hari ini.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

21 Oktober 2017

TERSOHOR