bisnis

UEA berlakukan cukai terhadap 1.610 barang

UEA diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 1,9 miliar setahun dari penerapan cukai atas produk minuman ringan, rokok, dan minuman energi.

02 Oktober 2017 14:28

Uni Emirat Arab  (UEA) mulai kemarin memberlakukan cukai 50 persen terhadap produk minuman ringan serta sama-sama seratus persen atas minuman energi dan rokok. 

Otoritas Pajak Federal UEA mengumumkan total ada 1.610 barang dikenai cukai. Terdiri dari 974 produk minuman ringan, 417 rokok dan turunannya seperti syisya, dan 219 produk minuman energi.

Direktur Jenderal Otoritas Pajak Federal UEA Khalid al-Bustani mengakui penerapan cukai terhadap ketiga jenis produk itu buat mengurangi konsumsi masyarakat atas barang merusak kesehatan. Dia menambahkan daftar barang kena cukai bisa bertambah kalau ada merek baru dilansir ke pasaran.

Otoritas Pajak Federal UEA memperkirakan negara bisa meraup pendapatan US$ 1,9 miliar setahun dari penerapan cukai atas produk minuman ringan, rokok, dan minuman energi.

UEA menjadi negara Arab Teluk kedua memberlakukan cukai setelah Arab Saudi. 

Arab Saudi sejak Juni lalu memberlakukan cukai 50 persen terhadap minuman ringan serta seratus persen buat minuman energi dan rokok. Badan Zakat dan Pajak Saudi memprediksi pemerintah bisa memperoleh US$ 1,87 miliar hanya dalam enam bulan dari penerapan cukai tersebut.

 

Ruang kabin penumpang pesawat Airbus A380 milik Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arabian Business)

Arab Saudi sebut IPO Aramco tetap dilakukan tahun depan

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen sahamnya, diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.

Pesawat milik maskapai Flynas asal Arab Saudi. (Flynas)

Maskapai Saudi memulai lagi penerbangan ke Irak setelah 27 tahun

Maskapai Saudi Arabian Airlines milik pemerintah direncanakan membuka rute ke Baghdad mulai hari ini.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

21 Oktober 2017

TERSOHOR