bisnis

Seratus pengusaha Saudi akan hadiri Pameran Dagang Indonesia 2017

Para saudagar Arab Saudi mulai serius melirik Indonesia untuk mendatangkan produknya ke negeri Dua Kota Suci itu.

04 Oktober 2017 17:46

Sekitar seratus pengusaha asal Arab Saudi bakal menghadiri Pameran Dagang Indonesia 2017, akan dilangsungkan di Bumi Serpong Damai, Tangerang, 11-15 Oktober.

"Hingga Selasa pagi (kemarin), 93 grup bisnis mendaftar melalui KJRI Jeddah dan masih banyak grup bisnis menyampaikan minatnya untuk hadir," kata Agus Muktamar, Pelaksana Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah, seperti dilansir dalam siaran pers diteima Albalad.co kemarin. "Kami prediksi tahun ini insya Allah angkanya akan menembus seratus."

Agung mengungkapkan besarnya minat para pembeli potensial dari negara Kabah itu tidak lepas dari gencarnya upaya tim ekonomi dan perdagangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Jeddah dalam mempromosikan ajang pameran perdagangan terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Sejak Juli lalu, tim KJRI Jeddah berkeliling ke seluruh kantor dagang di wilayah akreditasi Jeddah, dimulai dari Makkah, Madinah, Al-Baha, Yanbu hingga Tabuk.

Selain itu, KJRI Jeddah juga memanfaatkan jaringan media dengan mengiklankan Pameran Dagang Indonesia 2017 di media lokal.

Momen haji juga dimanfaatkan oleh KJRI untuk berpromosi melalui iklan di tubuh 12 bus jamaah haji Indonesia, dengan slogan Wonderful Indonesia.

Dr. Gunawan, Direktur Kantor Promosi Dagang Indonesia sekaligus Konsul Dagang KJRI Jeddah bilang minat para pebisnis Arab Saudi beragam mulai dari produk makanan olahan, perikanan hingga olahan kayu dan otomotif.

"Tahun ini empat produsen makanan Indonesia digaet rekanan lokal untuk masuk pasar Arab Saudi, tahun lalu ban asal Indonesia mengikat transaksi besar," ujarnya.

Dia menambahkan para saudagar Arab Saudi mulai serius melirik Indonesia untuk mendatangkan produknya ke negeri Dua Kota Suci itu.

Muhammad al-Ghamdi, pengusaha dari grup Bin Mahfudz mengakui sangat senang dengan adanya agenda tahunan Pameran Dagang Indonesia. "Ini acara sangat kami tunggu-tunggu setiap tahunnya untuk mendapatkan ide-ide bisnis baru bisa kami bawa ke Arab Saudi," tuturnya.

Ruang kabin penumpang pesawat Airbus A380 milik Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arabian Business)

Arab Saudi sebut IPO Aramco tetap dilakukan tahun depan

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen sahamnya, diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar tarik US$ 20 miliar dari cadangan devisa buat dana penyangga ekonomi

Moody's bulan lalu menyebutkan Qatar sudah menyuntikkan US$ 38,5 miliar ke dalam perekonomiannya sejak krisis diplomatik meletup.

Pesawat milik maskapai Flynas asal Arab Saudi. (Flynas)

Maskapai Saudi memulai lagi penerbangan ke Irak setelah 27 tahun

Maskapai Saudi Arabian Airlines milik pemerintah direncanakan membuka rute ke Baghdad mulai hari ini.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

21 Oktober 2017

TERSOHOR