bisnis

IMF desak Saudi tidak terburu-buru dalam mereformasi ekonomi

Arab Saudi akan memperoleh pendapatan kotor US$ 67,7 miliar setahun pada 2020 dari kenaikan bahan bakar dan listrik.

09 Oktober 2017 05:01

IMF (Dana Moneter Internasional) mendesak pemerintah Arab Saudi untuk tidak terburu-buru dalam mereformasi ekonomi karena bisa berakibat negatif.

"Kalau proses konsolidasi fiskal terlalu cepat, itu akan merugikan bagi pertumbuhan dan mengakibatkan kenaikan harga tinggi terhadap bahan bakar dan energi," kata IMF dalam laporan terbarunya.

Arab Saudi tahun lalu meluncurkan program reformasi ekonomi melalui Visi 2030, sebagai upaya mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014. Liberalisasi ekonomi ini meliputi privatisasi, pencabutan subsidi bahan bakar, air, listrik, dan pemberlakukan pajak.

Visi 2030 itu bertujuan agar negara Kabah itu tidak lagi terlalu mengandalkan sumber pendapatan dari minyak dan gas, serta mendorong tumbuhnya sektor swasta, dan membuka lapangan kerja bagi warga negara Saudi.

IMF sudah memprediksi Arab Saudi mengalami defisit selama 2015-2020. Defisit dalam tiga tahun terakhir mencapai US$ 200 miliar dan tahun diperkirakan US$ 53 miliar.

IMF menduga Arab Saudi akan memperoleh pendapatan kotor US$ 67,7 miliar setahun pada 2020 dari kenaikan bahan bakar dan listrik. Negara Dua Kota Suci itu juga diperkirakan meraup US$ 20 miliar per tahun dari penerapan cukai dan VAT (pajak pertambahan nilai).

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi segera terbitkan obligasi internasional ketiga buat atasi defisit

Negara Kabah itu diperkirakan mengalami defisit US$ 53 miliar tahun ini.

Bursa Saham Arab Saudi. (argaam.com)

Moody's dapat izin beroperasi di Arab Saudi

Arab Saudi tahun lalu menjual obligasi inteernasional senilai US$ 17,5 miliar buat mengurangi defisit akibat melorotnya harga minyak dunia.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan terbitkan sukuk bulan ini

Jadaan memperkirakan ekonomi Arab Saudi akan tumbuh sekadarnya pada 2019 dan 2020.

Petugas imigrasi Arab Saudi. (Arab News)

Peras pendatang, pemuda Saudi dimanjakan

Banyak warga asing merasa keberatan atas pajak dibebankan kepada orang menjadi tanggungan mereka.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

21 Oktober 2017

TERSOHOR