kabar

Dato Tahir ingin melihat langsung kondisi Suriah

UNHCR Eminent Advocate itu sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.

18 April 2017 11:32

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir tidak menampik keinginan ingin melihat langsung kondisi di Suriah asal mendapat jaminan keamanan.

"Saya ingin ke sana asal keamanan terjamin," kata Dato Tahir saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya semalam. "Saya takut diculik."

Namun, dia menambahkan, kalau memang Ibu Kota Damaskus dan Aleppo aman buat dikunjungi, dirinya berencana ke sana di semester kedua tahun ini.

Seorang staf media UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi) bilang Dato Tahir memang pernah mengutarakan niatnya untuk mengunjungi Suriah bila keamanan memungkinkan.

Dato Tahir, orang terkaya kelima di Indonesia dan berharta US$ 2,8 miliar versi majalah Forbes tahun ini, sudah dua kali berkunjung ke kamp pengungsi Suriah di Azraq, Yordania, pada Oktober tahun lalu dan awal bulan ini.

Secara keseluruhan filantrofis berumur 65 tahun ini sudah menggelontorkan fulus hampir US$ 16 juta untuk membantu pengungsi Suriah, termasuk dana abadi sebesar US$ 10 juta.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Dato Tahir berencana tengok pengungsi di Libanon dan Irak

Dia sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berkunjung ke kediaman keluarga Abu Bassam, pengungsi asal Suriah kini tinggal di Irbid, Yordania, pada 2 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Senyum Umar Syarif di sisi Dato Tahir

Dato Tahir mengunjungi keluarga Abu Bassam, pengungsi asal Suriah kini tinggal di Irbid, Yordania.

Dato Tahir saat mengunjungi sekolah bertenaga surya di Provinsi Irbid, Yordania, 2 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir akan gelontorkan US$ 1,2 juta buat proyek listrik tenaga surya di sekolah pengungsi Suriah

Proyek itu akan dibikin di 20 sekolah pengungsi Suriah dikelola UNHCR.

Bos Mayapada Group Dato Tahir menggendong seorang bocah pengungsi Suriah saat berkunjung ke kamp UNCHR di Ibu Kota Amman, Yordania, 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Dato Tahir kembali kunjungi kamp pengungsi Suriah

"Saya ingin mengembalikan harga diri mereka."





comments powered by Disqus