kabar

Libanon buang sampah menggunung ke laut

Frustasi karena tidak bisa mengatasi krisis sampah di Beirut.

14 Juni 2017 20:04

Gara-gara gagal mengatasi krisis sampah di Ibu Kota Beirut, pemerintah Libanon akhirnya mengambil tindakan kontroversial, yakni membuang sampah telah menggunung ke laut.

Selama sepuluh hari belakangan, kelompok-kelompok sipil menyebarluaskan foto-foto truk mengangkut dan membuang sampah ke Laut Mediterania, proses masih berlangsung.

Kebijakan itu diambil setelah dicapai kesepakatan antara pemerintah dan sebuah perusahaan. Hal  p pini memicu kemarahan warga, dua tahun setelah unjuk rasa besar-besaran warga Beirut menuntut pemerintah segera menuntaskan masalah sampah.

Para aktivis bilang sampah dibuang ke laut itu berasal dari tempat pembuangan di Burj Hammud, utara Beirut. 

"Mereka mengambil sampah itu dari gunungan sampah sudah berumur 20 tahun...kemudian dibuang ke laut," kata Wadih al-Asmar, pegiat dari Anda Busuk, kelompok menggalang demonstrasi pada 2015.

Menteri Lingkungan Libanon Tarik al-Khatib kemarin membenarkan ada perjanjian antara CDR (Dewan Pembangunan dan Rekonstruksi) dengan sebuah perusahaan untuk membuang sampah ke laut.

Khatib bilang dia telah menyurati CDR dan meminta lembaga itu segera mengatasi masalah tersebut. Dia mengklaim berupaya mencari cara terbaik untuk mencegah kerusakan akibat krisis sampah.

Namun kaum aktivis murka dan menyebut siruasi sekarang memalukan. "Sampah dibuang ke laut terbuka dan menteri lingkungan membenarkan hal itu...dia memberi lampu hijau," ujar gerakan Anda Busuk dalam kampanyenya.

Libanon dibeli krisis sampah sedari pertengahan 2015 setelah tempat pembuangan utama ditutup. Sampah pun menumpuk di jalan-jalan di Beirut.

 

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Amerika prihatin soal buruknya kebebasan beragama di Arab Saudi

Amerika juga menyoroti perlakuan buruk terhadap penganut Nasrani, Bahai dan kelompok minoritas lainnya di Iran.

Jamaah haji Qatar di perlintasan Salwa, satu-satunya perbatasan darat antara Arab Saudi dan Qatar. Perlintasan Salwa dibuka kembali pada 16 Agustus 2017 setelah ditutup sejak 5 Juni 2017 akibat pemutusan hubungan diplomatik kedua negara. (Al-Arabiya)

Arab Saudi siapkan tujuh pesawat untuk jamaah haji Qatar

Hingga kemarin sore, sudah 120 jamaah haji Qatar tiba di Arab Saudi mellalui perlintasan Salwa.

Rombongan haji asal Batang, Jawa Tengah, pada 17 Agustus 2017 mengibarkan bendera Merah Putih di atas Jabal Nur, Kota Makkah, Arab  Saudi. (Anizar Masyhadi buat Albalad.co)

Merah Putih berkibar di atas Gua Hira

Pengibaran itu dilakukan oleh rombongan haji asal Batang.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman kirim pesawat ke Doha untuk angkut jamaah haji Qatar secara gratis

Dia juga memerintahkan pembukaan perbatasan darat buat mengizinkan jamaah haji Qatar masuk.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Amerika prihatin soal buruknya kebebasan beragama di Arab Saudi

Amerika juga menyoroti perlakuan buruk terhadap penganut Nasrani, Bahai dan kelompok minoritas lainnya di Iran.

18 Agustus 2017

TERSOHOR