kabar

Parlemen Mesir setujui penyerahan dua pulau kepada Saudi

Mesir dan Saudi meneken kesepakatan soal penyerahan Tiran dan Sanafir April tahun lalu.

15 Juni 2017 17:09

Parlemen Mesir kemarin menyetujui batas laut antara Mesir dan Arab Saudi, termasuk penyerahan pulau dua pulau kepada negara Kabah itu. 

Perjanjian soal penyerahan Tiran dan Sanafir, dua pulau tidak berpenghuni dan terletak di Laut Merah, itu ditandatangani saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz melakukan kunjungan kenegaraan ke Mesir April tahun lalu. Mesir dan Saudi waktu itu juga meneken sejumlah kesepakatan mengenai bantuan dan investasi senilai US$ 25 miliar.

Ketua parlemen Ali Abdilal mengumumkan persetujuan itu setelah pemungutan suara selesai.

Lampu hijau dari parlemen ini merupakan langkah terakhir sebelum Presiden Abdil Fattah as-Sisi meratifikasi perjanjian tersebut.

Dalam laporan resmi disampaikan di hadapan anggota parlemen Ahad lalu, pemerintah bilang Tiran dan Sanafir memang milik Arab Saudi dan Mesir tidak mempunyai kedaulatan atas kedua pulau tersebut.

 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman temui Netanyahu bulan lalu

Pangeran Muhammad bin Salman dan rombongan resmi ke Tel Aviv pada 7 September.

Wakil Presiden Kurdistan Kosrat Rasul. (Al-Arabiya)

Pengadilan Baghdad keluarkan surat penangkapan atas wakil presiden Kurdistan

Pengadilan di Baghdad pekan lalu juga memerintahkan penangkapan atas tiga pejabat Komisi Referendum.

Presiden Joko Widodo dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Istana Bogor, Jawa Barat, 18 Oktober 2017. (Twitter/@pramonoanung)

Presiden titip 30 ribu warga Indonesia kepada emir Qatar

Kedua negara meneken lima nota kesepahaman tentang pembentukan komisi bersama di bidang transportasi udara, pendidikan, kepemudaan dan olahraga, serta kesehatan.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter/@almayassahamad)

Emir Qatar tiba di Jakarta

Syekh Tamim besok pagi dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.





comments powered by Disqus