kabar

Tentara Qatar diperintahkan tinggalkan Bahrain dalam 48 jam

Bahrain bareng Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Yaman Senin dua pekan lalu memutuskan hubungan dengan Qatar.

19 Juni 2017 08:43

Pemerintah Bahrain telah memerintahkan tentara Qatar meninggalkan negara itu dalam 48 jam.

Menurut seorang sumber, pihak berwenang Bahrain sudah memberitahu komandan pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, supaya menyuruh semua serdadu Qatar bekerja di sana pergi dari Bahrain dalam 48 jam.

Bahrain memiliki satu pangkalan angkatan laut Amerika mempekerjakan personel militer dari beragam negara di kawasan Arab Teluk, termasuk Qatar. Pangkalan ini menjadi pusat untuk misi antiteror di Timur Tengah.

Pengusiran prajurit Qatar ini muncul beberapa hari setelah Bahrain melansir rekaman audio berisi percakapan antara seorang penasihat emir Qatar dengan satu teroris, untuk memicu pemberontakan di Manama pada 2011.

Bahrain bareng Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, dan Yaman Senin dua pekan lalu memutuskan hubungan dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab mungil itu menyokong terorisme.

Bahrain, Arab Saudi, dan UEA juga memberlakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Buah mediasi Syekh Abdullah ats-Tsani

Dia adalah cucu dari emir ketiga Qatar Syekh Abdullah bin Jassim ats-Tsani. Ayahnya, Syekh Ali bin Abdullah ats-Tsani, adalah penguasa keempat Qatar dan abangnya, Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani, merupakan emir kelima Qatar.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Arab Saudi bentuk ruang layanan khusus buat warga Qatar

Semua ini dicapai berkat mediasi dilakoni Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Pusat belanja eksklusif Harrods di London merupakan milik Qatar. (Twitter)

Tolak seruan boikot, pangeran dari Dubai tetap kunjungi Harrods

Qatar membeli Harrods dari pengusaha Mesir Muhammad al-Fayad pada 2010 seharga hampir US$ 2 miliar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Travel Magma)

Lembaga lobi Saudi bayar US$ 138 ribu buat iklan anti-Qatar di Amerika

Ketujuh iklan itu hanya tayang di Washington DC.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Buah mediasi Syekh Abdullah ats-Tsani

Dia adalah cucu dari emir ketiga Qatar Syekh Abdullah bin Jassim ats-Tsani. Ayahnya, Syekh Ali bin Abdullah ats-Tsani, adalah penguasa keempat Qatar dan abangnya, Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani, merupakan emir kelima Qatar.

20 Agustus 2017

TERSOHOR