kabar

Jelang Raja Salman lengser, Saudi tangkap 20 orang

Termasuk seorang pangeran dan dua ulama tersohor.

11 September 2017 22:00

Kabar Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz segera turun takhta berembus kencang dalam beberapa hari terakhir. Dia dalam hitungan hari bakal menyerahkan singgasana kerajaan kepada anak kesayangannya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, dalam hitungan hari.

"Memang begitu rencananya. Raja Salman akan segera menyerahkan takhtanya kepada Pangeran Muhammad bin Salman," kata sumber Albalad.co di Ibu Kota Riyadh hari ini. Untuk mencegah beragam rintangan, dia menambahkan, aparat keamanan Arab Saudi mulai menangkapi orang-orang dianggap menentang penguasa.

Sumber itu bilang hingga hari ini sudah 20 orang ditahan, termasuk Pangeran Abdul Aziz bin Fahad, putra dari mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, serta dua ulama tersohor Salman al-Audah dan Awad bin Muhammad al-Qarni.

Dia mengungkapkan Pangeran Abdul Aziz ditahan sejak 6 September karena menjelek-jelekkan Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan, merupakan teman baik Pangeran Muhammad bin Salman.

Audah ditangkap di rumahnya Sabtu malam lalu oleh tiga polisi Arab Saudi. Dia dibekuk setelah di Twitter menulis harapannya agar Arab Saudi dan Qatar berbaikan. "Semoga Allah mengharmoniskan hati-hati (pemimpin) mereka untuk kebaikan rakyat mereka," kata ulama memiliki 14 juta pengikut di Twitter itu.

Audah pernah mendekam dalam penjara selama 1994-1999 karena menyerukan perubahan politik di Arab Saudi. Dia dulunya dikenal ekstrem namun kini berubah menjadi bintang di media sosial.

Dia pernah menulis di akun Snapchat, meminta warga Saudi hanya memiliki satu istri seumur hidup. Kontan saja, komentarnya itu menghebohkan karena poligami atau beristri banyak dipraktekkan secara luas di negara Kabah itu.

Qarni, ulama ternama dengan 2,2 juta pengikut di Twitter, juga ditahan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman berencana turun takhta pekan depan

Setelah dilantik menjadi raja, Pangeran Muhammad bin Salman akan memusatkan perhatian terhadap Iran.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Saudi bantah Raja Salman segera lengser

Spekulasi itu meluas setelah kemarin Raja Salman kembali ke Ibu Kota Riyadh sehabis lawatannya ke Kota Madinah.

Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi Putera Mahkota Arab Saudi pada 21 Juni 2017. (Arab News)

Takhta panas Raja Salman

Sejak awal pekan ini, beredar luas selentingan Raja Salman akan lengser dalam beberapa hari dan menyerahkan takhta kepada anaknya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Detail usaha pembunuhan Putera Mahkota Arab Saudi

Peristiwa ini tentunya menyadarkan Pangeran Muhammad bin Salman. Posisinya sebagai calon penguasa negara Kabah belum benar-benar aman hingga dia menduduki singgasana.





comments powered by Disqus