palestina

Netanyahu gelar rapat kabinet dalam terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa

Tindakan itu dianggap bisa memancing ketegangan baru antara Palestina dan Israel.

29 Mei 2017 18:49

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin menggelar rapat kabinet spesial dan tidak lazim. Rapat kabinet mingguan itu dilaksanakan di dalam terowongan di bawah kompleks Masjid Al-Aqsa.

Rapat kabinet istimewa itu dilakukan untuk memperingati setengah abad penyatuan Yerusalem Barat dan Timur, setelah Israel menang dalam Perang Enam hari, 1967.

Dalam rapat dihadiri 26 menteri tersebut, pemerintah Israel menyetujui rencana pembangunan sebuah elevator akan menghubungkan the Jewish Quarter ke Tembok Ratapan. Juga akan dibangun lagi sebuah terowongan menghubungkan dari elevator ke pintu masuk pelataran Tembok Ratapan. Proyek ini diperkirakan menghabiskan anggaran 50 juta shekel (US$ 14 juta).

"Tradisi bermula di Tembok Ratapan, jagtung dari bangsa Yahudi," kata Menteri Perumahan dan Pembangunan Israel Yoav Galant.

Para pejabat Palestina murka lantaran rapat kabinet Israel dilangsungkan di Yerusalem Timur, ibu kota dambaan Palestina. "Rapat hari ini di Yerusalem Timur adalah sebuah upaya untuk menormalisasi penjajahan, penindasan, dan kolonisasi atas tanah dan bangsa Palestina," ujar Saeb Erekat, Sekretaris Jenderal PLO (Organisasi Pembebasan Palestina).  

Pada 1996, keputusan Netanyahu membuka sebuah terowongan di bawah kompleks Al-Aqsa melecut konflik berdarah di Tepi Barat. Sekitar seratus warga Palestina dan lebih dari selusin orang israel terbunuh.

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel kurangi pasokan listrik ke Gaza

Warga Gaza kini hanya bisa menikmati aliran listrik tiga jam 15 menit sehari.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas bantah Qatar usir sejumlah pejabat mereka

Kabar itu merupakan propaganda untuk menjelekkan Hamas.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Qatar usir sejumlah anggota Hamas

Karena ada tekanan dari negara lain.

Marwan Barghuti ketahuan makan dalam selnya saat memimpin 1.500 tahanan Palestina mogok makan. (Israel Prison Service)

Tahanan Palestina hentikan mogok makan

Setelah tercapai kesepakatan dengan Israel kemarin.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Israel kurangi pasokan listrik ke Gaza

Warga Gaza kini hanya bisa menikmati aliran listrik tiga jam 15 menit sehari.

20 Juni 2017

TERSOHOR