bisnis

Bursa saham Saudi bakal terbuka buat investor asing

Syaratnya, mereka mesti mempunyai aset manajemen minimal US$ 5 miliar dan pengalaman berinvestasi paling sedikit lima tahun.

17 November 2014 04:34

Investor asing dibolehkan berjualan langsung di pasar saham Arab Saudi sebelum April tahun depan, seperti dilansir surat kabar Asyarq al-Ausat hari ini, mengutip sejumlah sumber tidak mau disebutkan identitas mereka.

Otoritas Pasar Modal Saudi (CMA) Agustus lalu mengajukan aturan untuk membuka investasi asing langsung pada pertengahan pertama 2015, termasuk soal sepuluh persen kepemilikan asing di perusahaan Saudi. Penanam modal asing saat ini hanya diizinkan berinvestasi secara tidak langsung lewat pertukaran dana.

Menurut kebijakan baru nantinya, investor asing boleh berinvestasi langsung di bursa saham Saudi. Syaratnya, mereka mesti mempunyai aset manajemen minimal US$ 5 miliar dan pengalaman berinvestasi paling sedikit lima tahun.

CMA waktu itu bilang pembahasan rancangan kebijakan baru ini bakal berlangsung tiga bulan dan berakhir Kamis pekan ini. Aturan itu bakal diumumkan sebelum akhir tahun ini.

"Menurut informasi tertutup diperoleh Asyarq al-Ausat kemarin, CMA tengah mempersiapkan aturan bagi investor asing akan diumumkan sebelum akhir tahun ini. Nantinya penanam modal asing boleh menjual dan membeli secara langsung di bursa saham lokal (Saudi)," tulis koran itu.

Hingga berita ini dilansir sejumlah pejabat CMA tidak bisa dihubungi buat dimintai komentarnya.

Logo WhatsApp. (Arab News)

Arab Saudi bantah blokir layanan telepon WhatsApp

Sejumlah perusahaan telekomunikasi di negara Kabah itu rugi kalau telepon WhatsApp aktif.

Suasana di sebuah pusat belanja di Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi akan wajibkan toko tutup jam sembilan malam

Sektor swasta juga akan dapat libur dua hari sepekan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (diverse bristol productions)

Standar gaji di Arab Saudi tertinggi kedua di Timur Tengah

Gaji minimum terbesar di kawasan itu adalah di Bahrain, yakni US$ 800 atau kini setara Rp 11,8 juta sebulan.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Gulf Business)

Arab Saudi tarik Rp 1.028,6 triliun dananya di luar negeri

cadangan devisa di bank sentral negara kabah itu, Saudi Arabian Monetary Agency (Sama), telah berkurang hingga US$ 71 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

17 Agustus 2018

TERSOHOR