bisnis

Bank terbesar Saudi akan berubah status jadi bank syariah

NCB kemarin baru menjual saham perdana dengan nilai keseluruhan S$ 6 miliar, IPO terbesar di dunia Arab.

20 Oktober 2014 16:38

National Commercial Bank (NCB), bank terbesar di Arab Saudi, berencana mengubah status mereka menjadi bank syariah dalam lima tahun mendatang. Langkah ini menanggapi kritikan disampaikan para ulama terkait penjualan saham perdana (IPO).

Keputusan ini diambil saat NCB melakukan IPO bernilai US$ 6 miliar kemarin, penjualan saham terbesar di dunia Arab. Total saham NCB dilepas dalam IPO itu berjumlah 500 juta lembar saham atau seperempat dari keseluruhan saham dimiliki bank pemerintah itu.

NCB beraset US$ 116 miliar saat ini menjalani bisnis campuran, yakni kebanyakan sesuai syariat Islam dengan tidak menerapkan bunga atau riba dan sebagian lagi menjalankan usaha seperti bank pada umumnya. Beberapa bank di Saudi juga berlaku serupa.

Dewan Ulama Senior, lembaga Islam tertinggi di Negeri Dua Kota Suci, itu pekan lalu mengharamkan pembelian saham NCB lantaran terlalu banyak bisnis lembaga keuangan ini bertentangan dengan hukum Islam. "Agama di atas segalanya," kata Syekh Abdullah al-Mutlaq, anggota Dewan Ulama Senior.

Dewan syariah NCB Kamis pekan lalu mengadakan pertemuan dengan pimpinan NCB dan menghasilkan sebuah kesepakatan. "NCB bakal berubah sepenuhnya menjadi bank syariah dalam waktu tidak lebih dari lima tahun," ujar Dewan Syariah NCB dalam pernyataan tertulis.

Logo WhatsApp. (Arab News)

Arab Saudi bantah blokir layanan telepon WhatsApp

Sejumlah perusahaan telekomunikasi di negara Kabah itu rugi kalau telepon WhatsApp aktif.

Suasana di sebuah pusat belanja di Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi akan wajibkan toko tutup jam sembilan malam

Sektor swasta juga akan dapat libur dua hari sepekan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (diverse bristol productions)

Standar gaji di Arab Saudi tertinggi kedua di Timur Tengah

Gaji minimum terbesar di kawasan itu adalah di Bahrain, yakni US$ 800 atau kini setara Rp 11,8 juta sebulan.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Gulf Business)

Arab Saudi tarik Rp 1.028,6 triliun dananya di luar negeri

cadangan devisa di bank sentral negara kabah itu, Saudi Arabian Monetary Agency (Sama), telah berkurang hingga US$ 71 miliar.





comments powered by Disqus