bisnis

UEA besok luncurkan uang khusus orang buta

Pecahan 100 dan 50 dirham Emirat Arab itu menggunakan huruf Braile dan tanda khusus.

08 Maret 2015 04:34

Bank Sentral uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan besok bakal meluncurkan dua jenis uang khusus bagi kaum tunanetra dan berpenglihatan lemah atau rabun.

Pecahan 100 dan 50 dirham Emirat Arab itu bakal dilengkapi huruf Braile dan bertanda khusus, seperti dilaporkan kantor berita WAM. Meski begitu secara keseluruhan rancangan dua pecahan dirham ini sama dengan yang beredar selama ini.

Langkah ini diambil untuk memberikan akses bagi orang-orang buta dan bermata rabun terhadap layanan perbankan.

Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan tahun lalu meminta kepada bank sentral menggunakan huruf Braile di mata uang dirham Emirat Arab.

Dr. Nirit Ofir, Direktur Jenderal Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Israel-GCC. (Screenshot Zoom/Albalad.co)

Hubungan bisnis Saudi-Israel sudah berlangsung selama dua dasawarsa

UEA bisa menjadi jembatan bagi hubungan Israel dengan Saudi dan Indonesia.

Yordania menandatangani perjanjian pembelian air tambahan dari Israel sebanyak 50 juta meter kubik pada 12 Oktober 2021 di Ibu Kota Amman, Yordania. (Rafi Ben Hakun/GPO)

Yordania beli tambahan air sebanyak 50 juta meter kubik dari Israel

Sesuai kesepakatan, Israel tahun ini akan memasok seratus juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 65 sen per meter kubik.

Menteri Dalam Negeri Israel mengunjungi Masjid Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Oktober 2021. (Twitter)

Perjanjian bebas visa antara UEA dan Israel berlaku mulai 10 Oktober

UEA dan Israel meneken perjanjian bebas visa Januari tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.





comments powered by Disqus