bisnis

Bursa Saudi dibuka bagi investor asing pertengahan Juni

Tadawul merupakan bursa saham terbesar di dunia Arab dengan nilai perdagangan sekitar Rp 6.842 triliun.

17 April 2015 09:03

Arab Saudi bakal membuka pasar sahamnya atau Tadawul bagi investor asing mulai 15 Juni. Kebijakan ini akan mengizinkan para pemodal luar negeri telah disetujui untuk berinvestasi di negeri Dua Kota Suci itu.

Otoritas pasar modal Saudi mengumumkan hal itu kemarin. Para analis memperkirakan langkah ini bakal menggaet modal dalam jumlah sangat besar ke negara itu.

Keputusan ini muncul segera setelah Tadawul tahun lalu dilaporkan meraup laba hingga 74 persen.

Tadawul merupakan bursa saham terbesar di dunia Arab dengan nilai perdagangan sekitar US$ 532 miliar atau sekitar Rp 6.842 triliun.

Sebelumnya para investor dari luar negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk - Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Bahrain, Oman, dan Uni Emirat Arab - dibatasi untuk membeli saham perusahaan Saudi secara tidak langsung.

Saudi sudah sejak Juli tahun lalu mengumumkan bakal membuka pasar sahamnya bagi investor asing pada semester pertama 2015. Rencana ini untuk memperkenalkan perusahaan-perusahaan Saudi di pasar internasional sekaligus buat memperluas perekonomian selain sektor minyak dan mendorong tumbuhnya lapangan kerja.

"Saya yakin mereka (para investor asing) tidak akan datang untuk berbisnis sebentar seperti terjadi saat ini," kata Nahid Tahir, bos Gulf One Investment Bank, berkantor pusat di Bahrain, kepada Al-Arabiya.

Lantai perdagangan saham di Bursa Arab Saudi (Tadawul) di Ibu Kota Riyadh. (macegroup.com)

Arab Saudi izinkan pemodal asing miliki sepuluh persen saham di satu perusahaan

Agar memenuhi syarat sebagai QFI, institusi asing kini hanya perlu mempunyai manajemen aset paling sedikit 3,75 miliar riyal (US$ 1 miliar), dibanding kebijakan sebelumnya yakni 18,75 miliar riyal.

Logo WhatsApp. (Arab News)

Arab Saudi bantah blokir layanan telepon WhatsApp

Sejumlah perusahaan telekomunikasi di negara Kabah itu rugi kalau telepon WhatsApp aktif.

Suasana di sebuah pusat belanja di Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi akan wajibkan toko tutup jam sembilan malam

Sektor swasta juga akan dapat libur dua hari sepekan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (diverse bristol productions)

Standar gaji di Arab Saudi tertinggi kedua di Timur Tengah

Gaji minimum terbesar di kawasan itu adalah di Bahrain, yakni US$ 800 atau kini setara Rp 11,8 juta sebulan.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

17 Agustus 2018

TERSOHOR