bisnis

Kuwait setop masuknya ekspatriat

Kebijakan ini buat menyeimbangkan komposisi penduduk karena warga Kuwait menjadi minoritas di negara sendiri.

27 April 2015 11:37

Pemerintah Kuwait telah memutuskan menyetop masuknya pekerja asing ke negara itu. Pekerja asing baru hanya akan diberi visa untuk menggantikan eskpatriat bakal keluar.

Kebijakan ini buat menyeimbangkan komposisi penduduk antara warga negara Kuwait dan orang asing. Sejauh ini jumlah ekspatriat di negara Arab Teluk superkaya ini dua pertiga dari sekitar 3,3 juta penduduk.

Aturan baru ini merupakan hasil dari rapat kabinet pekan lalu. Sumber-sumber dalam pemerintahan mengungkapkan pemerintah membahas sejumlah skenario untuk menyelesaikan ketidakseimbangan jumlah penduduk ini. Isu itu telah diteliti dan dibahas sejak 1989.

Sejumlah sumber itu bilang beberapa anggota kabinet mengutip sebuah laporan menekankan, "Orang Kuwait telah menjadi minoritas di negara mereka sendiri." Karena itu, sejumlah menteri menegaskan cara terbaik supaya warga Kuwait berjumlah 40 persen dalam 15 tahun mendatang adalah dengan menghentikan masuknya pekerja asing.

Sejumlah prosedur pernah diumumkan untuk mengurangi jumlah ekspatriat di Kuwait. Termasuk dua tahun lalu ketika pejabat Kuwait akhirnya menjadi menteri sosial menyatakan bakal mengurangi seratus ribu pekerja asing saban tahun hingga 2023. Namun pemerintahan baru tidak mengikuti kebijakan ini.

Berdasarkan peneltian-penelitian terbaru, kata sumber-sumber itu, hanya 17 persen warga Kuwait bekerja dan lebih dari 90 persennya di sektor pemerintahan, sedangkan ekspatriat berjumlah 2.008.885 bekerja di sektor swasta. Dari jumlah ini, 855.854 pekerja asing tidak memiliki kualifikasi atau gelar sarjana dan 564.803 lainnya pembantu rumah tangga.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman saat berbicara di Konferensi Minyak dan Gas Timur Tengah berlangsung di Bahrain, 16 Mei 2022. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi maksimal bisa 13,4 juta barel sehari pada 2027

Produksi minyak negara Kabah itu di kuartal pertama tahun ini sebanyak 13 juta barel saban hari.

Ilustrasi biji kopi. (Zawya)

Saudi bikin perusahaan kopi nasional

Produksi kopi Saudi terutama berasal dari wilayah pegunungan Jazan, Al-Baha, dan Asir. Di tiga provinsi ini, terdapat lebih dari 2.500 perkebunan kopi dengan total sekitar 400 ribu pohon.

Presiden sekaligus CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Laba Aramco naik 82 persen di kuartal pertama tahun ini

Produksi minyak Aramco sebanyak 13 juta barel sehari.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Salip saham Apple, Aramco sempat jadi perusahaan paling berharga di dunia

Di sesi penutupan, nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$ 2,45 triliun di bawah Apple menyentuh angka US$ 2,5 triliun. Microsoft menempatui peringkat ketiga dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1,978 triliun.





comments powered by Disqus