bisnis

Larangan minuman beralkohol di Qatar

Qatar mengeluarkan aturan baru melarang penjualan minuman beralkohol di hotel menjelang Idul Adha.

28 April 2015 23:23

Untuk pertama kalinya seluruh hotel di Qatar dilarang menjual minuman beralkohol di restoran dan bar mereka sembilan hari menjelang Idul Adha dan pas hari rayanya.

Sebelumnya negara Arab superkaya ini telah mengeluarkan kebijakan melarang penjualan minuman memabukkan selama bulan Ramadan, hari pertama Idul Fitri, dan hari maulid Nabi Muhammad.

Sejumlah hotel berbintang lima membenarkan kepada surat kabar Doha News mereka telah menerima selebaran mengenai aturan baru itu awal bulan ini dari Otoritas Turisme Qatar (QTA).

Seorang perwakilan dari sebuah hotel mengungkapkan restoran dan bar di hotel tidak boleh melayani atau menjual minuman beralkohol menjelang hari raya kurban. Juga dilarang menyimpan minuman itu di bar mini dalam kamar hotel. Meski begitu, tamu masih bisa memesan minuman beralkohol selama ditenggak dalam kamar.

Hotel-hotel dihubungi Doha News menyatakan siap menaati aturan ini, tapi mereka tidak yakin apakah perlu menutup restoran dan bar selama waktu dilarang atau tetap buka tapi tidak menyediakan minuman beralkohol. "Ketika kami membuka cabang di Qatar, kami tahu ada aturan dan prosedur tertentu berkaitan dengan agama," kata seorang perwakilan dari sebuah hotel bintang lima tersohor di Ibu Kota Doha. "Jika aturan ini berlaku terhadap semua hotel, kami akan mematuhi."

Perdebatan mengenai penjualan minuman beralkohol di Qatar kian panas beberapa tahun belakangan. Negara ini berusaha memelihara budaya Islam konservatif di tengah pesatnya pembangunan dan pertumbuhan.

Sebagai contoh, di akhir 2011 restoran-restoran beroperasi di kawasan wisata pantai Pearl Qatar diperintahkan berhenti menjual minuman keras. Banyak yang memprotes keputusan ini karena pendapatan mereka melorot. Larangan itu tetap berlaku sampai sekarang, namun tidak untuk Hotel Marsa Malaz Kempinski baru dibuka dan memiliki izin.

Pada November 2013 semua hotel diharamkan menjual minuman beralkohol di tempat terbuka, termasuk lobi, pantai, dan bar kolam renang.

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus