bisnis

Bahrain sahkan anggaran belanja Rp 123 triliun

Dengan asumsi harga minyak dunia US$ 60 per barel dan perkiraan defisit Rp 50,7 triliun.

04 Mei 2015 22:02

Pemerintah Bahrain telah mengesahkan anggaran belanja untuk tahun ini sebesar 3,571 miliar dinar Bahrain atau sekitar US$ 9,47 miliar (Rp 123 triliun).

Besarnya anggaran belanja ditetapkan itu dengan asumsi harga minyak mentah dunia US$ 60 per barel. Defisit anggaran untuk tahun ini diperkirakan 1,47 miliar dinar Bahrain atau setara Rp 50,7 triliun.

Jika dilihat dari jumlah penduduk Bahrain tidak sampai 1,5 juta orang, anggaran belanja itu amat besar. Dibanding APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja) Indonesia 2015 senilai Rp 2.039,5 triliun untuk jumlah penduduk hampir 250 juta orang.

Kabinet Bahrain juga sudah meloloskan anggaran belanja 2016 sebanyak 3,721 miliar dinar Bahrain atau sekitar Rp 128 triliun dengan perkiraan defisit Rp 54 triliun.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Perusahaan-perusahaan terdaftar dalam bursa paralel Nomu, diluncurkan di Arab Saudi pada 26 Februari 2017. (Supplied)

Investor UEA tanam modal di perusahaan teknologi keuangan asal Israel

Tapi Al-Balusyi tidak memberitahu berapa nilai investasi atau persentase saham dia kuasai di Fintica.

Semangkuk es krim Berlian Hitam dijual seharga Rp 10,5 juta. Es krim ini djual di kedai Scoopi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (www.arabianbusiness.com)

Bursa Berlian Dubai jalin kerjasama dengan Bursa Berlian Israel

Nilai ekspor berlian Israel pada 2003 sebesar US$ 3,6 miliar tahun lalu meningkat menjadi US$ 23 miliar. 

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Abu Dhabi Investment Office akan buka kantor di Tel Aviv

Itu bakal menjadi kantor pertama ADIO di luar UEA.





comments powered by Disqus