bisnis

Saudi umumkan aturan bagi investor asing

Seorang pemodal asing hanya boleh membeli maksimal lima persen saham sebuah perusahaan terdaftar di Tadawul.

05 Mei 2015 14:56

Sebulan menjelang pembukaan bursa saham Arab Saudi atau Tadawul bagi para penanam modal luar negeri, CMA (Otoritas Pasar Modal) negara ini kemarin melansir sejumlah aturan buat investor asing.

Seorang pemodal asing hanya boleh membeli maksimal lima persen saham sebuah perusahaan terdaftar di Tadawul. Sedangkan secara keseluruhan, para investor asing bisa memiliki tidak lebih dari 20 persen saham di satu perusahaan.

Dengan nilai US$ 575 miliar atau setara Rp 7.490,8 triliun, kebijakan membuka Tadawul bagi investor asing amat menarik. Para manajer investasi memperkirakan keputusan bakal berlaku 15 Juni nanti bisa mendatangkan dana paling tidak US$ 50 miliar.

Aturan lainnya adalah lembaga-lembaga keuangan luar negeri, termasuk bank sentral, mesti memiliki aset manajemen paling sedikit US$ 5 miliar. Meski begitu, CMA berwenang menurunkan standar menjadi US$ 3 miliar.

Saudi bakal mengenakan pajak bagi investor asing. Tiap kali memperoleh dividen, para pemodal luar negeri juga akan dipotong pajak lima persen.

Aturan ini bakal mulai berlaku 1 Juni.

Pembukaan bursa saham bagi investor asing ini bukan lantaran Saudi memerlukan dana segar. Negeri Petro Dolar itu ingin memperluas sektor ekonomi selain minyak dan gas, serta untuk membuka lapangan kerja.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus