bisnis

224 pilot EgyptAir ancam berhenti

Mereka memprotes aturan menyatakan pilot bisa menerbangkan pesawat hingga 14 jam sehari.

07 Mei 2015 09:03

Sebanyak 224 dari sekitar 850 pilot EgyptAir mengancam berhenti setelah berseteru dengan perusahaan penerbangan asal Mesir itu.

Dalam pernyataan tertulis menyokong para pilot EgyptAir kemarin, persatuan pilot Mesir mengatakan badan penerbangan sipil Mesir telah melanggar hukum tenaga kerja. Sebab mereka menyatakan tiap pilot bisa menerbangkan pesawat hingga 14 jam sehari.

Para pejabat di Bandar Udara Internasional Kairo mengatakan kisruh ini hanya menyebabkan satu penerbangan EgyptAir ditunda. Seorang pejabat di sana membenarkan para pilot memang mengancam berhenti namun perundingan dengan sejumlah pejabat terkait, termasuk menteri penerbangan sipil, dijadwalkan berlangsung Sabtu pekan ini.

EgyptAir menyatakan pihaknya sudah bernegosiasi dengan para pilot tapi mereka ngotot ingin berhenti.

Maskapai berusia 83 tahun ini memiliki 75 rute penerbangan ke seluruh dunia.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Perusahaan-perusahaan terdaftar dalam bursa paralel Nomu, diluncurkan di Arab Saudi pada 26 Februari 2017. (Supplied)

Investor UEA tanam modal di perusahaan teknologi keuangan asal Israel

Tapi Al-Balusyi tidak memberitahu berapa nilai investasi atau persentase saham dia kuasai di Fintica.

Semangkuk es krim Berlian Hitam dijual seharga Rp 10,5 juta. Es krim ini djual di kedai Scoopi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (www.arabianbusiness.com)

Bursa Berlian Dubai jalin kerjasama dengan Bursa Berlian Israel

Nilai ekspor berlian Israel pada 2003 sebesar US$ 3,6 miliar tahun lalu meningkat menjadi US$ 23 miliar. 

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Abu Dhabi Investment Office akan buka kantor di Tel Aviv

Itu bakal menjadi kantor pertama ADIO di luar UEA.





comments powered by Disqus