bisnis

224 pilot EgyptAir ancam berhenti

Mereka memprotes aturan menyatakan pilot bisa menerbangkan pesawat hingga 14 jam sehari.

07 Mei 2015 09:03

Sebanyak 224 dari sekitar 850 pilot EgyptAir mengancam berhenti setelah berseteru dengan perusahaan penerbangan asal Mesir itu.

Dalam pernyataan tertulis menyokong para pilot EgyptAir kemarin, persatuan pilot Mesir mengatakan badan penerbangan sipil Mesir telah melanggar hukum tenaga kerja. Sebab mereka menyatakan tiap pilot bisa menerbangkan pesawat hingga 14 jam sehari.

Para pejabat di Bandar Udara Internasional Kairo mengatakan kisruh ini hanya menyebabkan satu penerbangan EgyptAir ditunda. Seorang pejabat di sana membenarkan para pilot memang mengancam berhenti namun perundingan dengan sejumlah pejabat terkait, termasuk menteri penerbangan sipil, dijadwalkan berlangsung Sabtu pekan ini.

EgyptAir menyatakan pihaknya sudah bernegosiasi dengan para pilot tapi mereka ngotot ingin berhenti.

Maskapai berusia 83 tahun ini memiliki 75 rute penerbangan ke seluruh dunia.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar berencana naikkan investasi di Amerika jadi US$ 45 miliar

Investasi QIA di Amerika saat ini berjumlah US$ 30 miliar.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Jumlah cadangan minyak Arab Saudi 268,5 miliar barel

Saudi memiliki cadangan gas sebesar 325,1 triliun kaki kubik

Pesawat Kenya Airways. (eturbonews.com)

Pesawat Kenya tujuan Israel dilarang lintasi wilayah udara Sudan

Basyir menolak membina hubungan diplomatik dengan Israel.





comments powered by Disqus