bisnis

Hotel terbesar di dunia akan tegak di Makkah

Hotel Abraj Kudai bakal memiliki sepuluh ribu kamar. Proyek senilai Rp 45, 8 triliun diperkirakan selesai pada 2017.

14 Mei 2015 05:26

Abraj Kudai bakal dibangun di kota suci Makkah, Arab Saudi, akan menjadi hotel terbesar sejagat. Hotel ini dirancang memiliki sepuluh ribu kamar di 12 menara terpisah.

Selain itu, Hotel Abraj Kudai akan dilengkapi pelbagai fasilitas, termasuk 70 restoran dan sejumlah tempat pendaratan helikopter. Semua ini akan ditutup dengan salah satu kubah terbesar di dunia. Hotel ini menempati lahan seluas 1,4 juta meter persegi.

Proyek rancangan Dar al-Handasah ini bernilai US$ 3,5 miliar atau setara Rp 45,8 triliun. Pembangunannya sudah dimulai Manafia, jantung Kota Makkah.

Sebanyak sepuluh menara akan memiliki beragam fasilitas hotel berbintang empat, sedangkan dua menara lainnya untuk hotel berbintang lima. Proyek ini diperkirakan selesai pada 2017.

Areen Hospitality, perusahaan desain interior berkantor di Ibu Kota London, Inggris, ditunjuk untuk merancang seluruh bagian dalam hotel. "Kami merasa terhormat dipercaya menangani proyek menantang ini," kata Andrew Lindwood, kepala perancang Areen Hospitality.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi larang buruh bekerja saat siang

Teriknya surya membikin tiupan angin di sekitar lokasi tawaf membawa hawa panas terasa di wajah.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Berharap berkah kangkangi Kabah

"Sungguh tidak pantas bangunan-bangunan tinggi berada di dekat Kabah," kata Dr. Irfan al-Alawi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi larang buruh bekerja saat siang

Teriknya surya membikin tiupan angin di sekitar lokasi tawaf membawa hawa panas terasa di wajah.

17 Juni 2018

TERSOHOR