bisnis

Saham lima perusahaan Saudi tertutup bagi pemodal asing

Mereka adalah Jabal Umar Development, Taiba Holding Co, Knowledge Economic City, National Shipping Co of Saudi Arabia (Bahri), dan Makkah Construction & Development Co.

03 Juni 2015 15:04

Saham lima perusahaan Arab Saudi terlarang untuk dibeli pemodal asing saat pasar modal negara ini dibuka bagi mereka, menurut situs bursa saham Saudi.

Kelima perusahaan itu adalah Jabal Umar Development, Taiba Holding Co, Knowledge Economic City, National Shipping Co of Saudi Arabia (Bahri), dan Makkah Construction & Development Co. Ada sekitar 170 perusahaan terdaftar di bursa saham Saudi.

Seorang pejabat di CMA (Otoritas Pasar Modal) menolak berkomentar. CMA, bakal membuka bursa Saudi pada 15 Juni, menjelaskan kepemilikan asing atas saham perusahaan Saudi mungkin dilarang karena dibenarkan oleh undang-undang atau perintah otoritas lebih tinggi.

Jabal Umar, Makkah Construction, dan Taiba berfokus pada pembangunan di dua kota suci Makkah dan Madinah. Menurut laporan sejumlah media Saudi sebelumnya, itulah menjadi alasan kenapa investor asing tidak boleh membeli saham perusahaan itu.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus