bisnis

Kuwait batalkan izin tiga stasiun televisi

Ketiganya adalah Al-Watan, Al-Watan Plus, dan Al-Watan Ghanawi.

05 Juni 2015 15:12

Kementerian Informasi Kuwait telah membatalkan izin operasi tiga stasiun televisi, yakni Al-Watan, Al-Watan Plus, dan Al-Watan Ghanawi. Ketiganya merupakan milik Kuwait Media Group.

Kantor berita resmi Kuwait KUNA melaporkan pencabutan izin itu buntut dari keputusan Kementerian Perdagangan Kuwait Januari lalu menutup izin usaha Kuwait Media Group dengan alasan melanggar undang-undang bisnis. Jaringan media ini memiliki surat kabar Al-Watan, dikenal kerap mengkritik kebijakan pemerintah.

Al-Watan merupakan satu dari dua koran dilarang beroperasi selama dua pekan pada tahun lalu. Putusan pengadilan ini muncul setelah beredar rekaman audio membahas rencana menggulingkan dinasti As-Sabah telah lama berkuasa di Kuwait.

Kuwait menutup rapat-rapat penyelidikan atas rekaman itu dari media. Mereka beralasan kalau investigasi sampai bocor bisa membahayakan keamanan negara.

Kuwait mempunyai sekitar selusin surat kabar, termasuk yang sering mengecam menteri dan anggota keluarga kerajaan. Namun menyentuh sistem kekuasaan adalah hal benar-benar sensitif di negara itu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman saat berbicara di Konferensi Minyak dan Gas Timur Tengah berlangsung di Bahrain, 16 Mei 2022. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi maksimal bisa 13,4 juta barel sehari pada 2027

Produksi minyak negara Kabah itu di kuartal pertama tahun ini sebanyak 13 juta barel saban hari.

Ilustrasi biji kopi. (Zawya)

Saudi bikin perusahaan kopi nasional

Produksi kopi Saudi terutama berasal dari wilayah pegunungan Jazan, Al-Baha, dan Asir. Di tiga provinsi ini, terdapat lebih dari 2.500 perkebunan kopi dengan total sekitar 400 ribu pohon.

Presiden sekaligus CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Laba Aramco naik 82 persen di kuartal pertama tahun ini

Produksi minyak Aramco sebanyak 13 juta barel sehari.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Salip saham Apple, Aramco sempat jadi perusahaan paling berharga di dunia

Di sesi penutupan, nilai kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$ 2,45 triliun di bawah Apple menyentuh angka US$ 2,5 triliun. Microsoft menempatui peringkat ketiga dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1,978 triliun.





comments powered by Disqus