bisnis

HSBC investor asing pertama di bursa Saudi

HSBC bertransaksi di hari pertama pembukaan bursa bagi pemodal luar negeri dengan kode identitas 0001.

17 Juni 2015 07:07

HSBC Holdings telah menerima izin untuk bertransaksi langsung di bursa saham Arab Saudi Senin lalu, hari pertama pembukaan bursa bagi pemodal asing.

Otoritas Pasar Modal Saudi memang belum mengumumkan investor asing mana saja sudah mendapat lisensi, namun bos bursa Saudi Adil al-Ghamdi bilang kepada kantor berita Reuters transaksi pertama oleh pemodal luar negeri berlangsung Senin lalu. Dia tidak menyebut nama investor itu.

"Hari ini menandai salah satu momen terpenting dalam sejarah pasar keuangan Saudi dan HSBC senang bisa berperan mendukung kemajuan mereka," kata HSBC dalam jawaban tertulis kepada Reuters.

Investor asing sebelumnya hanya bisa membeli saham perusahaan Saudi secara tidak langsung, yakni dengan cara barter.

Dua orang sumber mengetahui masalah ini mengungkapkan HSBC merupakan institusi pertama mendapat lisensi sebagai pemodal asing. Mereka sudah bertransaksi di bursa Saudi dengan kode identitas 0001. Salah satu sumber itu bilang HSBC sudah membeli sejumlah saham perusahaan besar, namun tidak disebutkan nama dan berapa nilainya.

Al-Ghamdi menjelaskan pihaknya sedang menggodok aplikasi dari enam perusahaan sangat besar ingin masuk ke bursa Saudi.

HSBC merupakan perusahaan layanan perbankan dan keuangan multinasional Inggris dan berkantor pusat di Ibu Kota London. Ia merupakan bank terbesar ketiga di dunia dalam hal nilai aset, yakni US$ 2,63 triliun atau sekitar Rp 35.110,5 triliun pada tahun lalu.

HSBC memiliki 6.600 kantor cabang di 80 negara dan memiliki 60 juta nasabah. Didirikan di Hongkong 150 tahun lalu dengan nama HSBC (the Hong Kong and Shanghai Banking Corporation), lalu berubah menjadi HSBC Holdingss plc pada 1991.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berlakukan undang-undang kepailitan

Arab Saudi berada di posisi 168 dari 190 negara untuk penyelesaian kasus kepailitan dalam daftar peringkat di Ease of Doing Business terbitan Bank Dunia.

ADAB Solutions launching the First Islamic Crypto Exchange (FICE)

The FICE is very unique exchange, as it is the only Shariah compliant crypto exchange at this moment.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Nilai ekspor Israel ke negara-negara Arab Teluk sebesar US$ 1 miliar

Kalau dalam kondisi normal dimana ada hubungan resmi, nilai ekspor Israel ke kawasan Arab Teluk dapat mencapai US$ 15 miliar hingga US$ 25 miliar.

Pengguna iPhone. (Yeni Safak)

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi berlakukan undang-undang kepailitan

Arab Saudi berada di posisi 168 dari 190 negara untuk penyelesaian kasus kepailitan dalam daftar peringkat di Ease of Doing Business terbitan Bank Dunia.

20 Agustus 2018

TERSOHOR