bisnis

Pariwisata Tunisia diperkirakan rugi Rp 6,9 triliun akibat teror Sousse

Tunisia tahun lalu meraih pendapatan Rp 26 triliun dari sektor wisata.

30 Juni 2015 15:18

Tunisia memperkirakan industri wisata mereka tahun ini rugi US$ 515 juta atau setara Rp 6,9 triliun akibat teror Sousse. Insiden Jumat pekan lalu itu menewaskan 39 pelancong asing, kebanyakan warga Inggris.

"Serangan teror itu mengakibatkan dampak besar terhadap ekonomi, kerugian akan sangat besar," kata Menteri Pariwisata Tunisia Salma Loumi kepada wartawan semalam.

Tunisia tahun lalu meraih pendapatan US$ 1,95 miliar (Rp 26 triliun) dari sektor wisata. Angka ini sama dengan tujuh persen dari produk domestik bruto negara itu. Sektor pelancongan juga salah satu sumber utama lapangan kerja di Tunisia.

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror itu. Pelakunya adalah Saifuddin Rezgui, pemuda Tunisia berusia 24 tahun.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus