bisnis

Tarif hotel di Dubai termahal keempat di dunia

Tarif kamar hotel per malam di sana rata-rata US$ 255.

01 Juli 2015 14:02

Tarif per malam hotel di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, termahal keempat sejagat versi indeks terbaru keluaran Bloomberg.

San Fransisco menempati peringkat teratas dengan tarif rata-rata hotel semalam di kota ini US$ 397. Angka ini melonjak 88 persen ketimbang tahun lalu. Disusul Jenewa (US$ 292 per malam), Milan (US$ 271), dan Dubai (US$ 255).

Indeks ini menunjukkan tarif rata-rata hotel di Dubai tahun ini melorot 6,4 persen dibanding tahun lalu. Tarifnya turun dari US$ 273 ke US$ 255.

"Tarif hotel di Dubai turun terutama karena berkurangnya permintaan dari pelancong Rusia dan melemahnya Euro, sehingga berpengaruh terhadap daya beli turis Eropa," kata Chris Hewett, Direktur TRI Consulting, kepada Hotelier Middle East.

Akibatnya hotel-hotel terpaksa menurunkan tarif mereka. Faktor kedua, menurut dia, adalah tumbuhnya hotel-hotel baru kelas menengah dengan harga kamar lebih murah.

Situs perjalanan TripAdvisor awal bulan ini memasukkan Dubai dalam daftar sepuluh tujuan pelesiran termahal sejagat. Selama tiga hari di sana pelancong mesti merogoh kocek paling tidak US$ 1.523,82.

Batu rubi berkadar 8.400 karat seberat 2,8 kilogram diberi nama Burj al-Hamal (bintang Aries). Batu rubi langka ini diperkirakan seharga minimum US$ 120 juta. (Al-Arabiya/Supplied)

Batu rubi 8.400 karat akan dilelang di Dubai

Batu rubi langka ini ditambang dari Desa Winza di wilayah tengah Tanzania dan diperkirakan seharga minimum Rp 1,7 triliun.

Muhammad Alabbar, konglomerat asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Gulf News)

Konglomerat UEA menyumbang bagi ribuan keluarga miskin di Israel sejak 2018

Muhammad Alabbar bergabung dengan empat pengusaha dari negara Zionis itu. Mereka telah berdonasi sebesar Rp 2,4 triliun sejak proyek itu dimulai pada 2003.

Sebuah tangki minyak berada di atas kapal tanker sedang bersandar di Pelabuhan Jabal Ali, Dubai, Uni Emirat Arab, meledak pada 7 Juli 2021. (Telegram)

Tangki minyak meledak di pelabuhan Dubai

Penyebab ledakan belum diketahui.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.





comments powered by Disqus