bisnis

Investor asing borong 2,33 persen saham di bursa Arab Saudi

Selama bulan lalu investor asing memborong saham senilai Rp 9,3 triliun.

03 Juli 2015 11:55

Selama bulan lalu para pemodal asing memborong 2,33 persen dari total saham dibeli di bursa Arab Saudi.

Seluruh saham dibeli para investor luar negeri itu senilai US$ 701,4 juta atau setara Rp 9,3 triliun. Di periode sama nilai saham mereka jual seharga US$ 952 juta (Rp 12,6 triliun) atau 3,16 persen dari keseluruhan saham dijual.

Bursa saham Arab Saudi mulai membuka kesempatan bagi investor asing untuk berinvestasi langsung sejak 15 Juni lalu. Tiap pemodal luar negeri hanya boleh membeli saham sebuah perusahaan negeri Kabah itu paling banyak lima persen.

Perdagangan di bursa saham Saudi masih dikuasai investor domestik. Sepanjang Juni mereka memborong saham senilai US$ 28,7 miliar (Rp 382 triliun) atau 95,55 persen dari jumlah keseluruhan saham dibeli. Sedangkan saham dijual mereka seharga US$ 28,6 miliar (Rp 380 triliun)

Secara keseluruhan nilai transaksi saham di bursa Saudi selama bulan lalu berjumlah US$ 30 miliar (Rp 399 triliun) atau turun 30,54 persen ketimbang nilai perdagangan Mei lalu.

Bursa Nasdaq Dubai. (Gulf Business)

UEA izinkan kepemilikan asing seratus persen di sektor bisnis mulai akhir tahun ini

Namun belum ada penjelasan bidang apa saja di sektor bisnis boleh dimiliki sepenuhnya oleh pemodal luar negeri.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Filipina cabut larangan buruh migran bekerja di Kuwait

Ketegangan muncul setelah mayat pembantu asal Filipina Joanna Demafelis disembunyikan majikan dalam kulkas di rumahnya.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait tunda penerapan VAT hingga 2021

VAT merupakan salah satu kebijakan diambil negara-negara Arab Teluk untuk mengatasi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.





comments powered by Disqus