bisnis

Konglomerat UEA akan sumbangkan sepertiga hartanya buat amal

Pemilik Mashreq Bank Abdullah Ahmad al-Ghurair akan menyumbangkan Rp 14,6 triliun untuk kegiatan pendidikan.

07 Juli 2015 17:15

Pengusaha tersohor asal Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah Ahmad al-Ghurair telah berjanji menyumbangkan sepertiga kekayaannya untuk membangun sebuah yayasan pendidikan regional.

Putranya, Abdul Aziz al-Ghurair, Presiden Direktur Mashreq Bank, hari ini mengumumkan fulus US$ 1,1 miliar atau kini setara Rp 14,6 triliun akan diberikan kepada yayasan itu dalam sepuluh tahun mendatang.

Abdullah al-Ghurair mendirikan Mashreq Bank bermodalkan US$ 1,6 juta empat dekade lalu. Masreq sekarang menjadi lembaga peminjaman terbesar dan bank komersial tertua di UEA.

Rabu pekan lalu orang terkaya di Timur Tengah asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal berjanji menyumbangkan seluruh hartanya bernilai US$ 32 miliar (Rp 427,3 triliun) untuk kegiatan amal. Dia akan memulainya dengan membagikan masing-masing sepuluh ribu rumah dan mobil bagi kaum miskin di negara Kabah itu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Hurriyet Daily News)

Turki akan boikot produk elektronik Amerika

Hubungan kedua negara memburuk lantaran Turki menahan Pastor Andrew Brunson dari Amerika sejak Oktober 2016.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Iran tawarkan diskon harga minyak ke Asia

Amerika berencana melarang Iran menjual minyaknya ke pasar internasional mulai 5 November mendatang.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Gulf Business)

Saudia hentikan penerbangan ke Toronto

Kanada tetap mendesak Arab Saudi membebaskan para aktivis ditahan.

Kantor pusat Credit Suisse di Kota Zurich, Swiss. (Wikimedia Commons)

Credit Suisse ajukan izin buat beroperasi di Arab Saudi

Citigroup sudah mendapat izin beroperasi di Saudi pada April lalu dan Goldman Sachs memperoleh izin untuk perdagangan ekuitas sejak Agustus tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Turki akan boikot produk elektronik Amerika

Hubungan kedua negara memburuk lantaran Turki menahan Pastor Andrew Brunson dari Amerika sejak Oktober 2016.

14 Agustus 2018

TERSOHOR