bisnis

Rumah milik pangeran Saudi bakal jadi termahal di Inggris

Sudah ada tawaran senilai Rp 5,8 triliun atas rumah milik mendiang Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Sultan bin Abdul Aziz as-Saud itu.

16 Juli 2015 10:52

Sebuah tawaran seharga US$ 438 juta atau kini setara Rp 5,8 triliun telah diajukan terhadap sebuah rumah supermewah di kawasan elite Hyde Park di Ibu Kota London, Inggris. Bila diterima rumah ini bakal jadi tempat tinggal termahal pernah dijual di Inggris.

Kediaman beralamat di 2-8a Rutland Gate itu berdiri di atas lahan seluas 5.574 meter persegi dan memiliki 45 kamar tidur. Bangunan ini juga  mempunyai sebuah kolam renang besar di lantai dasar, parkir bawah tanah, dan sejumlah lift.

Rumah ini sejatinya sudah dipasarkan senilai US$ 469 juta (Rp 6,3 triliun) sejak 2011, setelah pemiliknya, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Sultan bin Abdul Aziz as-Saud, wafat.

Cedric Emmanuel dari agen properti Swiss Group membenarkan soal tawaran itu. "Kami telah menerima sebuah tawaran seharga Rp 5,8 triliun dan sedang dipertimbangkan," katanya kepada surat kabar the Independent.

Tiga sumber lainnya mengatakan kepada koran itu perjanjian penjualan sudah disepakati atau akan diumumkan segera.

Seorang sumber mengungkapkan pembelinya mungkin seorang warga negara Arab Saudi atau orang Rusia. Pihak lain mengisyaratkan yang juga tertarik adalah Kedutaan Besar Qatar.

Kediaman tadinya kepunyaan mantan Perdana Menteri Libanon Rafiq Hariri itu bisa dipecah menjadi apartemen atau empat rumah keluarga seperti rancangan aslinya.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi larang buruh bekerja saat siang

Teriknya surya membikin tiupan angin di sekitar lokasi tawaf membawa hawa panas terasa di wajah.

Ketua Asosiasi Wisata dan Agen Perjalanan Israel Hanny Sobol. (Albalad.co/Istimewa)

Agen wisata Israel rugi US$ 2-3 juta karena ada larangan

Hubungan wisata telah meningkatkan relasi antar warga Indonesia dan Israel.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

Gedung ADIA (Otoritas Investasi Abu Dhabi) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

ADIA investor real estate terbesar sejagat

ADIA berhasil mengangkangi ABP dari Belanda (nilai aset US$ 48,1 miliar) dan Allianz asal Jerman (US$ 41,8 miliar).





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi larang buruh bekerja saat siang

Teriknya surya membikin tiupan angin di sekitar lokasi tawaf membawa hawa panas terasa di wajah.

17 Juni 2018

TERSOHOR