bisnis

Iran sepakati proyek bernilai lebih dari Rp 26,8 triliun dengan Eropa

Wakil Menteri Ekonomi dan Keuangan Iran Muhammad Khazaei menyatakan keyakinannya para pemodal Eropa bakal kembali berbisnis di negaranya.

23 Juli 2015 18:04

Iran telah menyelesaikan perundingan dengan sejumlah perusahaan Eropa ingin berinvestasi dalam beragam proyek di negeri Persia itu, menyusul kesepakatan nuklir Iran dicapai di Ibu Kota Wina, Austria, bulan ini.

Dalam sebuah konferensi untuk mempromosikan perdagangan antara Uni Eropa dan Iran, Wakil Menteri Ekonomi dan Keuangan Iran Muhammad Khazaei menyatakan keyakinannya para pemodal Eropa bakal kembali berbisnis di negaranya. Dia bilang sejauh ini beberapa perusahaan Eropa sudah memperoleh izin investasi di Iran.

"Bahkan dalam dua pekan terakhir kami telah menyetujui proyek-proyek di Iran senilai lebih dari US$ 2 miliar (kini setara Rp 26,8 triliun) dengan perusahaan-perusahaan Eropa," kata Khazaei. Namun dia tidak menyebut perusahaan mana saja dan ogah menjelaskan lebih lanjut soal perkembangan ini.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus