bisnis

Harga barang di UEA bertahan meski tarif bahan bakar naik

Kementerian Ekonomi akan menerapkan sanksi bagi para pedagang menjual di atas harga ditentukan pemerintah.

29 Juli 2015 17:40

Kenaikan harga per liter bensin dan solar di Uni Emirat Arab (UEA) tidak akan berpengaruh pada harga barang-barang konsumsi di negara itu.

Mulai Sabtu pekan ini UEA bakal menghapus subsidi bahan bakar. Alhasil, harga bensin dan solar naik mengikuti pasar internasional. Kebijakan ini akan dikaji saban tanggal 28.

Lewat pernyataan tertulis, Wakil Menteri Ekonomi Urusan Ekonomi UEA Muhammad Ahmad bin Abdul Aziz memastikan harga barang-barang konsumsi tidak akan naik.

Dia menekankan Departemen Perlindungan Konsumen Kementerian Ekonomi akan bekerja sama dengan lembaga terkait lainnya untuk memperketat kontrol atas pasar dan mencegah upaya buat menaikkan harga barang.

Komite Harga Bensin dan Diesel Kementerian Energi UEA kemarin mengumumkan harga baru bensin dan solar per liter. Tarif itu mulai berlaku Sabtu pekan ini setelah pemerintah memutuskan mencabut subsidi bahan bakar.

Harga tiga jenis bensin tiap liternya naik lebih dari 20 persen ketimbang harga sebelumnya. Bensin beroktan 98 per liternya naik 22 persen menjadi 2,25 dirham Emirat Arab (AED) atau kini setara Rp 8.277, bensin beroktan 95 naik 24 persen menjadi AED 2,14 (Rp 7.873), dan bensin E Plus naik 28 persen menjadi AED 2,07 (Rp 7.615).

Sedangkan harga saban liter solar turun menjadi AED 2,05 (Rp 7.541). Padahal harga solar per liter saat ini di Dubai, Syarjah, Ajman, Umm al-Quwain, Ras al-Khaimah, dan Fujairah AED 2,90 (Rp 10.669). Harga per liter solar di Ibu Kota Abu Dhabi AED 2,35 (Rp 8.645).

Muhammad Ahmad menambahkan perkiraan awal mengisyaratkan penurunan harga solar akan memicu pengurangan ongkos transportasi barang-barang konsumsi.

Sistem hukum di UEA akan memberikan kewenangan kepada Kementerian Ekonomi menerapkan sanksi bagi para pedagang menjual di atas harga ditentukan pemerintah.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar dan UEA dua negara terbaik di dunia bagi ekspatriat perempuan

Sebanyak 88 persen ekspatriat perempuan merasa tinggal dan bekerja di Qatar menguntungkan secara finansial, 87 persen lainnya memilih UEA.

Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabushabi.ae)

UEA bisa raup pendapatan US$ 3 miliar di tahun pertama penerapan VAT

UEA ingin memberlakukan VAT mulai 2018 sebesar tiga sampai lima persen

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan (kiri) tengah berbincang dengan Putera Mahkota Dubai Syekh Hamdan bin Muhammad al-Maktum. (thenational.ae)

UEA dan Cina bikin dana investasi patungan senilai Rp 140 triliun

Diperkirakan akhir tahun ini nilai perdagangan kedua negara mencapai Rp 844,4 triliun.





comments powered by Disqus