bisnis

Mulai awal tahun depan, Emirates pakai A380 untuk semua rute London

Emirates saban hari melayani delapan penerbangan tujuan London.

07 Agustus 2015 15:52

Manajemen Emirates Airline kemarin mengumumkan mulai 1 Januari 2016 pihaknya bakal menggunakan pesawat superjumbo Airbus A380 untuk semua penerbangan rute Dubai (Uni Emirat Arab) - London (Inggris).

Emirates saban hari melayani delapan penerbangan tujuan London. Ditambah dua penerbangan A380 tiap hari rute Manchester dan satu A380 tujuan Bandar Udara Internasional Gatwick, Emirates bakal memiliki 70 penerbangan memakai A380 rute Inggris per pekan.

"Ini menunjukkan menariknya A380 dengan kemampuan melayani kenaikan penumpang tanpa perlu menambah frekuensi penerbangan," kata Hubert Frach, Wakil Presiden Senior Emirates.

Maskapai asal Dubai ini terus tumbuh konstan sejak pertama kali menggunakan A380 untuk rute London pada Desember 2008. London menjadi jalur penerbangan Emirates kedua di dunia memakai A380.

Emirates saat ini memiliki 35 A380 dan Ibu Kota Kopenhagen, Denmark, akan dilayani pesawat jenis itu mulai 1 Desember tahun ini.

Secara keseluruhan terdapat 119 penerbangan Emirates rute Inggris tiap minggu melalui enam bandar udara, yakni London Heathrow, London Gatwick, Birmingham, Manchester, Newcastle, dan Glasgow.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Chairman Emirates bilang perlu 18 bulan bagi industri penerbangan kembali normal

Dalam tahun fiskal berakhir Maret lalu, Emirates meraup laba bersih US$ 288 juta, meningkat dari 237 juta di tahun sebelumnya.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates hentikan semua penerbangan penumpang mulai 25 Maret

Tidak ada pemecatan karyawan, hanya gaji pokok dipotong untuk tiga bulan ke depan.

Penandatanganan nota kesepahaman soal pembelian 36 pesawat A380 antara Emirates Airline dan Airbus pada 18 Januari 2018 di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/@emirates)

Emirates pesan 36 A380 seharga US$ 16 miliar

"Jujur saja, kalau kami tidak mencapai kesepakatan dengan Emirates, tidak ada pilihan selain menghentikan produksi A380," ujar Leahy.

Pesawat Emirates Airline dan Flydubai di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tunisia izinkan Emirates beroperasi lagi

Tunisia menghentikan semua penerbangan maskapai asal Kota Dubai tersebut sehari sebelum Natal bulan lalu





comments powered by Disqus