bisnis

Bahrain hapus subsidi daging

Proyeksi defisit anggaran tahun ini Rp 55,2 triliun.

17 Agustus 2015 10:38

Pemerintah Bahrain mulai 1 September 2015 menghapus subsidi daging untuk menghemat anggaran negara, seperti dilansir kantor berita resmi BNA.

Seperti negara-negara Arab Teluk lainnya, Bahrain memberikan subsidi terhadap pelbagai barang kebutuhan dan layanan, seperti daging, bahan bakar, listrik, dan air.

Sejak tahun lalu sistem subsidi ini menambah beban anggaran kian berat lantaran harga minyak mentah dunia terus melorot. Kemungkinan penghapusan subsidi daging itu bakal diikuti langkah serupa terhadap barang lainnya.

Meski begitu, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Bahrain Zayid bin Rasyid az-Zayani bilang warga Bahrain akan mendapat kompensasi uang tunai untuk harga daging lebih tinggi. Namun fulus ini tidak berlaku bagi warga asing tinggal di negara itu.

Zayid tidak menjelaskan berapa kemungkinan harga daging setelah subsidi dicabut. Dia juga tidak memberitahu berapa kompensasi bakal diterima warga Bahrain. Dia mengakui pencabutan subsidi akan mengakibatkan daging impor membanjiri pasar domestik.

Zayid tidak mengungkapkan berapa anggaran negara dihemat lantaran pencabutan subsidi daging ini. Anggaran negara tahun ini disetujui bulan lalu memiliki perkiraan defisit US$ 3,98 miliar atau kini setara Rp 55,2 triliun, lebih tinggi ketimbang perencanaan tahun lalu hanya 914 juta dinar.

Pengesahan anggaran ini tertunda enam bulan karena kabinet dan parlemen berbeda pendapat soal rencana pemotongan subsidi.

Kebijakan serupa sudah dijalankan Uni Emirat Arab (UEA) lebih dulu. Sejak 1 Agustus lalu, UEA telah mencabut subsidi bahan bakar untuk mengurangi beban anggaran.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus