bisnis

Parsons terpilih buat merancang infrastruktur Dubai Expo 2020

Pameran ini bakal berlangsung selama Oktober 2020 hingga April 2021.

19 Agustus 2015 20:18

Perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat Parsons terpilih sebagai kontraktor untuk proyek infrastruktur Dubai Expo 2020.

Parsons akan bertanggung jawab dalam merancang, mengawasi, mengontrol, dan menyelesaikan pembangunan infrastuktur buat pameran berlokasi di lahan seluas 438 hektare itu.

Kontrak ini dimenangkan setelah beberapa bulan sebelumnya Parsons ditunjuk oleh Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai mendesain infrastruktur buat Proyek Kanal Air Dubai. "Kami benar-benar gembira Parsons dipilih oleh Dubai Expo 2020 untuk membantu mewujudkan panggung pameran global pertama di kawasan ini," kata Gary Adams, Presiden Parsons untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Parsons memiliki kantor di Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Bahrain. Mereka juga tengah mengerjakan pelbagai proyek di Timur Tengah, termasuk pembangunan jalan tol, jembatan, rel kereta, bandar udara, pelabuhan, rumah sakit, sekolah, universitas, dan masjid.

Lokasi pameran Dubai Expo 2020 di Dubai Trade Centre, Jabal Ali, bisa menampung hingga 300 ribu pengunjung. Rata-rata yang datang saban pekan diperkirakan 153 ribu orang. Dubai Expo 2020 bakal berlangsung selama Oktober 2020 sampai April 2021.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus