bisnis

Konglomerat Mesir berencana beli pulau buat tampung pengungsi

Najib Sawiris berniat membeli sebuah pulau di lepas pantai Yunani atau Italia.

04 September 2015 05:07

Konglomerat asal Mesir Najib Sawiris berencana membeli sebuah pulau di lepas pantai Yunani atau Italia untuk menjadi tempat tinggal baru para pengungsi dari Suriah dan wilayah konflik lainnya.

Gagasan itu dia umumkan pertama kali melalui Twitter. "Yunani atau Italia juallah sebuah pulau kepada saya," tulis Sawiris. "Saya akan menyatakan pulau itu merdeka dan menampung para migran serta memberikan pekerjaan buat mereka untuk membangun negara baru."

Lebih dari 2.300 orang meninggal di laut dalam upaya mereka mengungsi ke Eropa sejak Januari lalu. Kebanyakan pengungsi asal Suriah lari dari negara mereka telah dibekap perang selama empat tahun terakhir.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi, Sawiris bilang dia bakal mendekati pemerintah Yunani atau Italia untuk membahas rencananya itu. Dia yakin idenya itu bisa berhasil. "Anda mempunyai lusinan pulau tidak berpenghuni dan dapat menampung ratusan ribu pengungsi," ujarnya.

Taipan telekomunikasi ini menjelaskan harga sebuah pulau di lepas pantai Yunani atau Italia antara US$ 10 juta hingga US$ 100 juta. Namun dia menambahkan paling penting adalah investasi di bidang infrastruktur.

Pertama-tama para pengungsi itu menetap di tempat-tempat penampungan sementara. Kemudian mereka mulai dipekerjakan untuk membangun rumah, sekolah, universitas, dan rumah sakit. "Bila situasi di negara mereka membaik, siapa saja ingin kembali silakan," tutur Sawiris.

Dia mengakui untuk mewujudkan ambisinya itu memang tidak mudah, termasuk meyakinkan Yunani atau Italia menjual satu pulau mereka. Belum lagi soal menetapkan aturan hukum.

Dia menegaskan di tempat tinggal baru mereka nanti para pengungsi bakal diperlakukan sebagai manusia. "Cara mereka diperlakukan sekarang seperti hewan peliharaan."

Sawiris merupakan bos dari Orascom TMT, mengoperasikan jaringan telepon seluler di sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika, plus Korea. Juga jaringan komunikasi bawah laut.

Dia juga memiliki sebuah stasiun televisi di Mesir.

Pasar Al-Jumaah di Ibu Kota Kairo, Mesir. (Tour Egypt)

Pasar makanan bekas marak di Mesir karena kemiskinan meningkat

Harga bahan pangan pokok, air, dan bahan bakar meroket beberapa tahun belakang setelah pemerintah menghapus subsidi dan memberlakukan VAT.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan terbitkan izin tinggal tetap bagi investor asing seharga Rp 3 miliar

Sedangkan izin tinggal berlaku setahun dan dapat diperbarui harganya SAR 100 ribu (Rp 387 juta).

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka pemimpin negara itu Muammar al-Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Libya hentikan operasi 40 perusahaan asing

40 perussahaan asing ini diberi waktu tiga bulan untuk mengajukan izin baru.





comments powered by Disqus