bisnis

Saudi izinkan pemodal asing miliki seratus persen saham di sektor ritel

Mereka juga harus memastikan terciptanya kesempatan kerja dan pelatihan bagi warga Saudi, berdasarkan proyek Saudisasi tengah dijalankan negara Kabah itu.

07 September 2015 12:39

Arab Saudi telah mengeluarkan peraturan mengizinkan pemodal asing memiliki seratus persen saham di sektor ritel dan grosir. Kebijakan ini diambil untuk membikin Arab Saudi menjadi pusat distribusi, penjualan, dan ekspor ulang.

Riyadh berharap aturan baru itu bakal menggaet minat perusahaan-perusahaan luar negeri menghasilkan produk mereka di Arab Saudi, kemudian menjual langsung ke konsumen sehingga mereka bisa mengambil keuntungan dari layanan purna jual.

Pengumuman disampaikan SAGIA (Otoritas Investasi Umum Arab Saudi) ini sejalan dengan perintah dari Raja Salman bin Abdul Aziz dalam lawatannya ke Amerika Serikat akhir pekan lalu.

Raja Salman nbilang kepada wartawan negaranya harus memberikan kesempatan lebih besar bagi Arab Saudi dan Amerika Serikat untuk berbisnis.

Sesuai aturan baru itu, SAGIA menjelaskan perusahaan-perusahaan asing ingin berinvestasi di pasar Saudi mesti memastikan tawaran mereka, termasuk program waktu produksi dan rencana mengenal teknologi baru, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Mereka juga harus memastikan terciptanya kesempatan kerja dan pelatihan bagi warga Saudi, berdasarkan proyek Saudisasi tengah dijalankan negara Kabah itu.

Program Saudisasi ini untuk meningkatkan nilai persaingan dan kesempatan kerja lebih baik bagi generasi muda Saudi.

Logo WhatsApp. (Arab News)

Arab Saudi bantah blokir layanan telepon WhatsApp

Sejumlah perusahaan telekomunikasi di negara Kabah itu rugi kalau telepon WhatsApp aktif.

Suasana di sebuah pusat belanja di Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi akan wajibkan toko tutup jam sembilan malam

Sektor swasta juga akan dapat libur dua hari sepekan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (diverse bristol productions)

Standar gaji di Arab Saudi tertinggi kedua di Timur Tengah

Gaji minimum terbesar di kawasan itu adalah di Bahrain, yakni US$ 800 atau kini setara Rp 11,8 juta sebulan.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Gulf Business)

Arab Saudi tarik Rp 1.028,6 triliun dananya di luar negeri

cadangan devisa di bank sentral negara kabah itu, Saudi Arabian Monetary Agency (Sama), telah berkurang hingga US$ 71 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR