bisnis

Kuwait tolak usulan IMF

"Kami harus terbuka dengan rakyat Kuwait perekonomian negara memang sedang menghadapi persoalan nyata," kata anggota parlemen Muhammad al-Jabri.

22 September 2015 06:55

Untuk mengurangi defisit anggaran akibat terus melemahnya harga minyak mentah dunia, IMF (Dana Moneter Internasional) mengusulkan Kuwait memberlakukan pajak terhadap layanan publik dan mencabut sejumlah subsidi. Proposal IMF itu berdasarkan pada perkiraan harga minyak belum akan pulih dalam waktu dekat.

Namun negara Arab supertajir di Teluk Persia ini menolak gagasan itu. Komite Keuangan dan Ekonomi Majelis Nasional Kuwait menegaskan mereka menentang kebijakan-kebijakan merugikan warga negara.

Kuwait, negara pengekspor minyak terbesar kelima di dunia, juga ikut merasakan akibat buruk dari turunnya harga minyak. Sejak tahun anggaran dimulai April lalu, kata Kementerian Keuangan Kuwait, pendapatan negara anjlok 42,5 persen menjadi 7,3 miliar dinar (Rp 89 miliar). Sebanyak 94 persen dari jumlah penerimaan itu berasal dari minyak.

Untuk mengurangi tekanan anggaran, diperkirakan defisit 17 persen tahun ini, Kuwait sedari awal tahun ini sudah mencabut subsidi atas harga jual diesel, minyak tanah, dan avtur. Mereka sedang mempertimbangkan mengambil langkah serupa terhadap bensin dan listrik.

"Kami harus terbuka dengan rakyat Kuwait perekonomian negara memang sedang menghadapi persoalan nyata," kata anggota parlemen Muhammad al-Jabri. Dia menyarankan alternatif berupa pelaksanaan zakat lebih efektif, pembuatan undang-undang soal BOT (bangun, beroperasi, transfer), dan skema asuransi kesehatan.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus