bisnis

Four Seasons buka hotel pertama di Kuwait

Bakal menjadi cabang ke-14 di Timur Tengah.

26 September 2015 13:54

Four Seasons telah mengumumkan bakal membuka hotel pertama di Kuwait akhir tahun depan. Hotel ini akan berlokasi di kawasan bisnis Burj asy-Syaya, dekat jantung Ibu Kota Kuwait City.

Christian Clerc, Presiden Four Seasons Hotels and Resorts untuk wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, bilang Four Seasons Hotel Kuwait merupakan cabang ke-14 di Timur Tengah. "Memasuki pasar Kuwait adalah langkah masuk akal bagi kami setelah baru-baru ini meresmikan Hotel Four Seasons di Dubai dan Bahrain," katanya kepada majalah Hotelier Middle East.

Dia menjelaskan Four Seasons akan terus memperbanyak cabang di Timur Tengah. Sebelum akhir tahun ini mereka akan membuka hotel kedua di Maroko, Four Seasons Hotel Casablanca. Dua hotel lagi di Uni Emirat Arab awal 2016, yaitu Four Seasons Hotel Dubai International Financial Centre dan Four Seasons Hotel Abu Dhabi di Pulau Al-Maryah. "Rencananya juga kami akan membangun hotel di Tunis (ibu kota Tunisia) dan Jeddah (Arab Saudi)."

Four Seasons Hotel Kuwait memiliki 263 kamar dan mempunyai lima pilihan restoran. Hotel ini juga bakal dilengkapi sebuah kolam renang dalam ruangan.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus