bisnis

Mantan perdana menteri Qatar beli perusahaan minyak Inggris

Syekh Hamad bin Jassim ats-Tsani memborong 80 persen saham Heritage Oil senilai Rp 20,5 triliun.

30 September 2015 09:39

Mantan Perdana Menteri Qatar Syekh Hamad bin Jassim ats-Tsani telah membeli 80 persen saham Heritage Oil senilai 924 juta pound sterling atau kini setara Rp 20,5 triliun. Perusahaan minyak Inggris ini terdaftar di Bursa Saham London sejak 2008.

Heritage Oil, dibentuk pada 1992 oleh Tony Buckingham, memiliki wilayah operasi di Afrika, Timur Tengah, dan Rusia.

Pembelian itu terjadi pada 30 April 2014 namun pengambilalihan secara resmi berlangsung dua bulan kemudian. Akuisisi ini dilakukan oleh Energy Investments Global Ltd. merupakan anak perusahaan dari Al Mirqab Capital SPC, kepunyaan Syekh Hamad bin Jassim.

Pembelian saham itu menjadi sorotan lantaran saat itu jabatan Syekh Hamad bin Jassim sebagai penasihat (minister counsellor) di Kedutaan Besar Qatar di Ibu Kota London, Inggris. Bekas Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani juga menduduki posisi serupa di sana. Kedua mantan pemimpin negara terkaya sejagat ini berhenti dari jabatan sebelumnya Juni 2013.

Namun nama Syekh Hamad bin Jassim, beristri dua dan beranak 15, lenyap dalam daftar diplomatik Qatar sebulan setelah pengambilalihan Heritage Oil. Namanya baru muncul lagi November 2014 dan masih bertahan sampai sekarang.

Sesuai Pasal 42 Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik, seorang diplomat tidak boleh melakukan kegiatan untuk keuntungan pribadi, termasuk perdagangan.

Sebab, menurut ahli hukum internasional Geoffrey Robertson QC, lantaran kekebalan diplomatik dimiliki, diplomat bisa saja bertindak semena-mena atas kegiatan menguntungkan secara pribadi. Dengan kekebalan diplomatik itu, diplomat tidak bisa ditangkap atau diadili atas kasus pemerkosaan, pembunuhan, pelanggaran lalu lintas, atau utang.

Para kuasa hukum Syekh Hamad bin Jassim menegaskan lewat pernyataan tertulis kliennya itu memahami kewajibannya sebagai diplomat. "Dia selalu bertindak sesuai kewajiban-kewajiban itu."

Menteri Keuangan Bahrain Syekh Ahmad bin Muhammad al-Khalifah. (Arabian Business)

Bahrain akan berlakukan VAT akhir tahun ini

Bahrain bakal kembali mengurangi subsidi atas bahan bakar, makanan, dan jasa.

Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Arab News)

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Arabian Business)

Saudi Arabian Airlines tidak lagi dapat subsidi

Maskapai ini berencana lakoni IPO sebelum akhir 2020.

Sekumpulan unta di sebuah gurun di Yordania. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perusahaan UEA bikin susu unta buat bayi

Bisa dikonsumsi bayi berusia 1-3 tahun, terutama yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi.





comments powered by Disqus