bisnis

Bahrain hapus subsidi daging dan produk unggas

Pemerintah Bahrain berharap penghapusan subsidi itu bisa menghemat anggaran Rp 2,9 triliun setahun.

02 Oktober 2015 09:08

Bahrain sejak kemarin menghapus subsidi daging dan produk unggas untuk mengurangi defisit anggaran akibat melemahnya harga minyak dunia.

Kebijakan ini mengakibatkan harga kedua jenis komoditas itu naik tiga hingga empat kali lipat dari harga semula. Pencabutan subsidi ini sempat dua kali ditunda karena ada penolakan sebagian anggota parlemen.

Anggota parlemen Bahrain Ahmad Qaradah bilang sebagian besar tukang daging di pasar sentral di Ibu Kota Manama menutup toko-toko mereka sebagai protes.

Pemerintah Bahrain berharap penghapusan subsidi itu bisa menghemat anggaran US$ 200 juta atau kini setara Rp 2,9 triliun setahun. Namun penduduk lokal kelihatan marah atas kebijakan ini.

Mirip di Indonesia, Bahrain juga akan memberikan dana kompensasi kepada warga memang membutuhkan.

Langkah Bahrain ini mengikuti sejumlah negara Arab di Teluk Persia. Gara-gara melorotnya harga minyak mentah dunia, sejak 1 Agustus lalu Uni Emirat Arab (UEA) mencabut subsidi atas bensin dan solar buat kendaraan bermotor. Kuwait juga sudah melakoni hal serupa terhadap subsidi minyak tanah dan avtur sejak awal tahun ini.

Arab Saudi tengah mempertimbangkan mengikuti jejak UEA. Riyadh sudah menarik US$ 70 miliar dananya di luar negeri. IMF (Dana Moneter Internasional) memperkirakan negara Kabah itu mengalami defisit anggaran US$ 107 miliar tahun ini.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus