bisnis

Hampir setengah orang ultra-kaya di Timur Tengah tinggal di Saudi dan UEA

Total kekayaan milik enam ribu orang ultra-tajir di kawasan itu Rp 14.456,3 triliun.

05 Oktober 2015 13:17

Hampir setengah atau 45 persen dari enam ribu orang ultra-kaya di Timur Tengah tinggal dengan jumlah kekayaan US$ 995 miliar atau kini setara Rp 14.456,3 triliun tinggal di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Individu ultra-tajir adalah orang dengan kekayaan bersih lebih dari US$ 30 juta (Rp 433,1 miliar).

Hasil penelitian terbaru Wealth-X menyebutkan terdapat 1.495 orang ultra-kaya dengan total harta US$ 320 miliar (Rp 4.651,2 triliun) menetap di Arab Saudi. Di UEA ada 1.275 orang ultra-tajir dengan jumlah kekayaan US$ 255 miliar (Rp 3.681,8 triliun).

Wealth-X menjelaskan 57 persen dari orang-orang ultra-tajir di UEA mengumpulkan kekayaan mereka lewat bisnis. Hanya delapan persen menjadi amat sangat kaya karena harta warisan dan 35 persen lainnya memperoleh warisan lalu dikembangkan. Riset itu menyebutkan cuma tiga persen dari individu ultra-kaya di UEA mengumpulkan harta lewat bisnis minyak, gas, dan bahan bakar bisa dikonsumsi.

Dalam daftar negara berpenduduk ultra-tajir terbanyak bikinan Wealth-X, Saudi menempati posisi ke-17, disusul UEA (22), dan Kuwait (32).

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

Kaum ningrat Arab nikmati manfaat sistem furlough di Inggris

Desember tahun lalu saja, terdapat lebih 750 ribu perusahaan di Inggris mengambil sistem furlough, diperkirakan bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 1.315,3 triliun sampai berakhir September mendatang.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.

Maan as-Sania, konglomerat Arab Saudi merupakan pemilik Saad Group. (Gulf Business)

Properti dan mobil milik konglomerat Arab Saudi dilelang karena tidak mampu lunasi utang

Saad Group milik Maan as-Sania diperkirakan memiliki utang sebesar Rp 146-219 triliun.





comments powered by Disqus