bisnis

Oman cabut subsidi bahan bakar tahun depan

Rendahnya harga minyak mentah dunia membikin Oman rugi hingga Rp 785 miliar sehari.

06 Oktober 2015 15:48

Oman secara bertahap bakal mencabut subsidi atas bahan bakar kendaraan bermotor mulai tahun depan. Anggaran dihemat bakal dipakai buat membiayai beragam proyek di negara itu.

Seperti dilansir Gulf News, seorang pejabat dari Kementerian Keuangan Oman membenarkan rencana penghapusan subsidi ini. Dia mengungkapkan kebijakan itu akan dilaksanakan bertahap agar rakyat tidak menderita.

Langkah ditempuh itu juga untuk memberantas penyelundupan bahan bakar.

Namun kebanyakan penduduk Oman kemungkinan besar menolak penghapusan subsidi bahan bakar itu. Sebuah penelitian dilakoni Kamar Dagang Oman menyebutkan hingga 68,7 persen kaum profesional dari beragam bidang dan sektor pemerintah menentang kebijakan ini, cuma 18 persen setuju.

Menteri Keuangan Oman Darwisy al-Bilusyi malah bilang penghapusan subsidi bahan bakar mungkin dimulai tahun ini lantaran terus melorotnya harga minyak mentah dunia. Dia meyakini rakyat bakal lebih paham karena sumber daya alam itu sudah dipakai berlebihan.

Menurut Menteri Perminyakan dan Gas Oman Muhammad ar-Ruhmi, rendahnya harga minyak mentah dunia membikin Oman rugi hingga US$ 55 juta atau kini setara Rp 785 miliar sehari.

Gara-gara rendahnya harga minyak dunia, Uni Emirat Arab sejak 1 Agustus lalu sudah menghapus subsidi atas bensin dan solar. Bahrain mulai 1 Oktober ini mencabut subsidi terhadap daging dan produk unggas. Kuwait sejak awal tahun meniadakan subsidi atas minyak tanah dan avtur.

Untuk menutupi defisit pula, Arab Saudi sudah menarik US$ 70 miliar dananya di luar negeri. Meski menyatakan masih tangguh, Qatar bilang mereka hanya akan menggelontorkan dana buat proyek-proyek prioritas terkait Piala Dunia 2022.

Pengguna iPhone. (Yeni Safak)

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Kota di Turki hentikan pemberian izin bagi McDonald's dan Burger King

Presiden Amerika Donald Trump kemarin menaikan tarif impor aluminium dan baja asal Turki masing-masing sebesar 20 persen dan 50 persen.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Hurriyet Daily News)

Turki akan boikot produk elektronik Amerika

Hubungan kedua negara memburuk lantaran Turki menahan Pastor Andrew Brunson dari Amerika sejak Oktober 2016.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Iran tawarkan diskon harga minyak ke Asia

Amerika berencana melarang Iran menjual minyaknya ke pasar internasional mulai 5 November mendatang.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

17 Agustus 2018

TERSOHOR