bisnis

Mesir keluarkan empat izin baru eksplorasi minyak dan gas

EGAS bilang empat konsesi baru itu bakal menghasilkan total investasi paling sedikit Rp 4,2 triliun.

07 Oktober 2015 07:19

Mesir telah mengeluarkan empat izin baru buat mengeksplorasi minyak dan gas di pantai Laut Tengah, dua bulan setelah penemuan sumber gas terbesar oleh Eni, perusahaan tambang asal Italia.

Melalui pernyataan tertulis, perusahaan gas milik pemerintah Mesir EGAS menjelaskan pihaknya memberikan keempat lisensi itu kepada British Petroleum (perusahaan tambang Inggris), Edison (Italia), konsorsium British Petroleum dan anak perusahaan Eni, serta konsorsium Eni, British Petroleum, dan Total (Prancis).

Eni akhir Agustus lalu mengumumkan telah menemukan ladang gas terbesar di lepas pantai Mesir. Mereka memperkirakan cadangan gas di Zohr, kawasan seluas seratus kilometer persegi, itu berjumlah 30 triliun kaki kubik.

Penemuan ini bisa membantu negara Nil itu melunasi utang US$ 3,5 miliar atau kini setara Rp 48,6 triliun kepada sejumlah perusahaan energi asing. EGAS bilang empat konsesi baru itu bakal menghasilkan total investasi paling sedikit US$ 306 juta (Rp 4,2 triliun).

Mesir tadinya negara pengekspor gas, namun beberapa tahun belakangan mengimpor lantaran produksinya belum bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus