bisnis

Arab Saudi pekan depan rilis obligasi senilai Rp 72,6 triliun

Total obligasi sudah dirilis tahun ini senilai Rp 267,7 triliun.

13 Oktober 2015 10:26

Untuk menutupi defisit anggaran, pemerintah Arab Saudi pekan depan merilis obligasi dalam mata uang lokal senilai 20 miliar riyal atau kini setara Rp 72,6 triliun. Mengutip sejumlah sumber, situs berita keuangan Maal melansir Riyadh tengah mengadakan pembicaraan dengan bank-bank domestik buat menjual surat utang itu.

Surat utang bakal dilepas ke pasaran ini memiliki tiga jangka waktu. Obligasi lima tahun mempunyai suku bunga 1,92 persen, obligasi tujuh tahun bersuku bunga 2,34 persen, dan obligasi sepuluh tahun dengan tingkat bunga 2,65 persen.

Jangka waktu dan suku bunga dari obligasi bakal dilepas ke pasar ini sama dengan obligasi dirilis bulan lalu. Total nilainya pun mirip, yakni 20 miliar riyal.

Dengan pengeluaran obligasi terbaru itu pekan depan, pemerintah Saudi tahun ini sudah melansir surat utang bernilai 75 miliar riyal (Rp 267,7 triliun). Negara Kabah ini mulai memasarkan obligasi Juli lalu, yang pertama sejak 2007, buat mengurangi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah dunia.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus