bisnis

Qatar berlakukan denda bagi pemboros air dan listrik

Denda buat pemboros air Rp 71,7 juta, sedangkan yang membiarkan lampu luar menyala dari pagi sampai sore didenda Rp 35,8 juta.

15 Oktober 2015 08:52

Perusahaan Umum Listrik dan Air Qatar (Kahramaa) telah memberlakukan denda bagi para pemboros air dan listrik di negara Arab superkaya itu, seperti dilansir surat kabar the Peninsula.

Qatar merupakan negara dengan konsumsi air dan listrik per kapita tertinggi di dunia. Karena itulah, Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani sudah mengeluarkan keputusan soal penggunaan air dan listrik secara efisien.

Denda US$ 5.400 atau kini setara Rp 71,7 juta bagi yang boros menggunakan air keran. Larangan juga berlaku buat pemilik rumah atau penyewa gedung memakai air buat mencuci mobil atau bagian bangunan. Namun denda ini tidak berlaku untuk usaha pencucian kendaraan bermotor.

Siapa saja membiarkan pipa air rusak tanpa diperbaiki, setelah mendapat peringatan dari pihak berwenang, juga bakal didenda.

Pemilik atau penyewa sebuah bangunan akan dikenai denda US$ 2.700 (Rp 35,8 juta) bila membiarkan lampu luar menyala pada pukul tujuh pagi hingga 4.30 sore.

Penerapan denda itu sejalan dengan kampanye tengah digaungkan Kahramaa, disebut Tarsyid. Tarsyid menyerukan penggunaan air dan listrik secara efisien dengan tujuan menurunkan konsumsi air dan listrik per kapita hingga 35 persen dan 20 persen paling lambat 2017.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar dan UEA dua negara terbaik di dunia bagi ekspatriat perempuan

Sebanyak 88 persen ekspatriat perempuan merasa tinggal dan bekerja di Qatar menguntungkan secara finansial, 87 persen lainnya memilih UEA.

Kampus Texas A&M University di Education City, pinggiran Ibu Kota Doha, Qatar. (marhaba.qa)

Qatar bayar US$ 400 juta setahun buat biayai enam universitas Amerika

Texas A&M University at Qatar menerima dana terbesar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (english.alarabiya.net)

Qatar siapkan proyek Rp 3.176,7 triliun buat sepuluh tahun

S&P memperkirakan pendapatan per kapita Qatar tahun ini Rp 1,2 miliar setahun.

Pembangkit listrik Wakrah di Qatar. (Damon McDonald/Flickr)

Qatar sepakat bangun pembangkit listrik di Indonesia

Nebras Power berencana membangun sebuah pembangkit listrik berbahan bakar gas alam cair dan bisa menghasilkan 500 megawatt





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Turki akan boikot produk elektronik Amerika

Hubungan kedua negara memburuk lantaran Turki menahan Pastor Andrew Brunson dari Amerika sejak Oktober 2016.

14 Agustus 2018

TERSOHOR