bisnis

Lima proyek pembangunan jembatan terbesar di negara Arab Teluk

Jembatan sepanjang 1.400 meter dan lebar 25 meter itu akan menghubungkan Pulau Laut Biru ke Dubai dan Abu Dhabi lewat Jalan Syekh Zayid.

15 Oktober 2015 12:25

Dengan kekuatan fulus tidak berseri, mudah bagi negara-negara Arab kaya di Teluk Persia buat merencanakan dan membangun proyek infrastruktur berskala besar, termasuk jembatan.

Berikut lima proyek pembangunan jembatan terbesar di negara Arab Teluk.

Jembatan Syekh Jabir al-Ahmad as-Sabah, Kuwait

Proyek ini bertujuan mengurangi kepadatan arus lalu lintas dengan menaikkan jalan tol ada sekarang. Pembangunan ini untuk mengatasi kian banyaknya mobil dan pertumbuhan penduduk dalam waktu cepat.

Proyek ini termasuk melakukan reklamasi dalam skala besar, pembangunan real estat, dan pengembangan wisata.

Jembatan ini merupakan bagian dari jalur Utara-Selatan, menghubungkan Manama, kawasan industri Sitra, pembangkit listrik Alba, dan provinsi di wilayah selatan Kuwait.

Proyek itu juga akan menjadi bagian dari koridor transportasi internasional masa depan dan nantinya bakal terhubung dengan jalan lintas Qatar-Bahrain.

Jembatan Qatar-Bahrain

Jalur itu bakal menghubungkan Qatar dan Bahrain. Jalan sepanjang 40 kilometer ini bakal terdiri dari jalan untuk kendaraan bermotor dan rel kereta.

Koneksi ini diperkirakan terdiri dari sejumlah jembatan dan akan menjadi perluasan dari Jembatan Raja Fahad menghubungkan Arab Saudi dan Bahrain.

Proyek itu sempat mengalami penundaan sejak pembangunan dimulai pada 2008. Tapi tahun ini diputuskan untuk diselesaikan sebelum Piala Dunia 2022 digelar di Qatar.

Jembatan Teluk Doha, Qatar

Jalan sejauh 12 kilometer ini bakal meliputi sejumlah terowongan dan jembatan menghubungkan Bandar Udara Internasional Hamad, Desa Budaya Katara, dan kawasan bisnis Dafna di Qatar.

Jembatan ini diharapkan mampu menampung enam ribu kendaraan dalam sejam. Pembangunannya akan dimulai tahun ini dan dijadwalkan selesai pada 2021.

Jembatan Masirah, Oman

Pembangunan jembatan ini atas perintah langsung sultan pada 2010. Proyek ini menghubungkan Masirah, pulau terbesar di Oman, dengan wilayah daratan.

Jembatan itu bakal melintasi Teluk Masirah selebar 15-25 kilometer, akan terdiri dari jalan buat kendaraan bermotor dan jalur buat pejalan kaki. Namun tengah dipertimbangkan untuk menambah rel kereta.

Jembatan laut Biru, Dubai

Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai telah memulai proyek pembangunan jembatan senilai US$ 129 juta atau kini setara Rp 1,7 triliun itu, menghubungkan antara wilayah Dubai daratan dengan Pulau Laut Biru tengah dibangun oleh Meraas Holding.

Jembatan itu sepanjang 1.400 meter dan lebar 25 meter. Jalur itu akan menghubungkan Pulau Laut Biru ke Dubai dan Abu Dhabi lewat Jalan Syekh Zayid.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus