bisnis

Produsen mobil Iran berencana bangun pabrik di Oman

Pabrik itu direncanakan berkapasitas 15 ribu mobil saban tahun.

18 Oktober 2015 02:27

Produsen mobil asal Iran tengah dalam pembicaraan untuk membangun sebuah pabrik di Oman.

Hasyim Yekee Zare, Presiden Direktur Iran Khodro Industrial Group (IKCO) mengungkapkan Oman telah meminta perusahaannya mendirikan pabrik bisa menghasilkan 15 ribu mobil saban tahun. Pernyataan itu keluar setelah dia bertemu Yahya al-Jabiri, manajer zona perdagangan bebas Duqm di Oman.

Lewat komentar tertulis, Zare bilang pabrik itu bisa segera dibangun atas sokongan anggaran dari Dana Pembangunan Oman. "Berdasarkan strategi, jumlah produksi kami dapat mencapai tiga juta mobil untuk pasar domestik dan internasional," katanya.

Jabiri menjelaskan kawasan perdagangan bebas Duqm memiliki kapasitas besar untuk mengekspor mobil ke India, Pakistan, Bangladesh, dan Asia Timur. "Produk IKCO memfasilitasi akses kami terhadap pasar Asia," ujarnya.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus