bisnis

Dalam sembilan bulan, Kuwait deportasi 20 ribu ekspatriat

Tujuh ribu lainnya masih ditahan dan bakal dipulangkan ke negara masing-masing dalam beberapa hari ke depan.

19 Oktober 2015 14:39

Kuwait telah mendeportasi 20 ribu ekspatriat dalam sembilan bulan pertama tahun ini karena melanggar izin tinggal atau undang-undang tenaga kerja, seperti dilansir surat kabar berbahasa Arab As-Siyasah.

Seorang sumber keamanan mengungkapkan tujuh ribu warga asing lainnya masih ditahan dan bakal dipulangkan ke negara masing-masing dalam beberapa hari ke depan. Tiket pemulangan mereka ditanggung pihak sponsor.

Dia menjelaskan mereka sudah diusir dari Kuwait berasal dari beragam negara dan termasuk pekerja asing berprofesi sebagai pengemis, menjual alkohol, melakukan kegiatan mencurigakan di flat, atau terlibat dalam tindakan tidak bermoral.

"Bagian ketertiban umum telah berkomitmen tidak menolerir segala pelanggaran hukum dan keterlibatan dalam kegiatan ilegal atau tidak bermoral," kata sumber itu.

Pemerintah Kuwait juga diminta menindak tegas para penjual visa sudah membantu kaum ekspatriat bekerja secara ilegal di negara Arab Teluk itu.

Sekitar dua pertiga dari total 3,5 juta penduduk Kuwait adalah pekerja asing.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus