bisnis

Dalam sembilan bulan, Kuwait deportasi 20 ribu ekspatriat

Tujuh ribu lainnya masih ditahan dan bakal dipulangkan ke negara masing-masing dalam beberapa hari ke depan.

19 Oktober 2015 14:39

Kuwait telah mendeportasi 20 ribu ekspatriat dalam sembilan bulan pertama tahun ini karena melanggar izin tinggal atau undang-undang tenaga kerja, seperti dilansir surat kabar berbahasa Arab As-Siyasah.

Seorang sumber keamanan mengungkapkan tujuh ribu warga asing lainnya masih ditahan dan bakal dipulangkan ke negara masing-masing dalam beberapa hari ke depan. Tiket pemulangan mereka ditanggung pihak sponsor.

Dia menjelaskan mereka sudah diusir dari Kuwait berasal dari beragam negara dan termasuk pekerja asing berprofesi sebagai pengemis, menjual alkohol, melakukan kegiatan mencurigakan di flat, atau terlibat dalam tindakan tidak bermoral.

"Bagian ketertiban umum telah berkomitmen tidak menolerir segala pelanggaran hukum dan keterlibatan dalam kegiatan ilegal atau tidak bermoral," kata sumber itu.

Pemerintah Kuwait juga diminta menindak tegas para penjual visa sudah membantu kaum ekspatriat bekerja secara ilegal di negara Arab Teluk itu.

Sekitar dua pertiga dari total 3,5 juta penduduk Kuwait adalah pekerja asing.

Pengguna iPhone. (Yeni Safak)

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Kota di Turki hentikan pemberian izin bagi McDonald's dan Burger King

Presiden Amerika Donald Trump kemarin menaikan tarif impor aluminium dan baja asal Turki masing-masing sebesar 20 persen dan 50 persen.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Hurriyet Daily News)

Turki akan boikot produk elektronik Amerika

Hubungan kedua negara memburuk lantaran Turki menahan Pastor Andrew Brunson dari Amerika sejak Oktober 2016.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Iran tawarkan diskon harga minyak ke Asia

Amerika berencana melarang Iran menjual minyaknya ke pasar internasional mulai 5 November mendatang.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

17 Agustus 2018

TERSOHOR