bisnis

Hingga 2020, jumlah jutawan di Arab Saudi bakal melejit 72 persen

Jumlah jutawan di Timur Tengah tahun ini 330 ribu orang.

20 Oktober 2015 22:00

Dalam lima tahun mendatang, jumlah jutawan di Arab Saudi bakal melejit 72 persen, menurut laporan tahunan keenam Global World Report dilansir Institut Riset Credit Suisse kemarin. Ini pertumbuhan tertinggi di kalangan enam negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Kuwait, dan Oman.

UEA menyusul dengan pertumbuhan jutawan 62 persen hingga 2020. Laporan itu menyebut tahun ini di Timur Tengah terdapat 330 ribu jutawan, naik lebih dari 240 persen sejak 2000. "Jumlah jutawan (di kawasan ini) diperkirakan melonjak sampai 52 persen ke angka 500 ribu hingga 2020."

Total kekayaan seluruh jutawan di negara Kabah itu juga tertinggi di Timur Tengah, yakni diperkirakan US$ 700 miliar atau kini setara Rp 9.597 triliun. Kemudian disusul UEA sekitar US$ 600 miliar (Rp 8.223 triliun) dan Mesir US$ 400 miliar (Rp 5.474,2 triliun).

Laporan Credit Suisse itu juga menyatakan Qatar merupakan negara dengan rata-rata kekayaan per orang dewasa tertinggi di Timur Tengah, yaitu US$ 157 ribu (Rp 2,1 miliar), diikuti UEA US$ 144.400 (hampir Rp 2 miliar), dan Kuwait US$ 113.400 (Rp 1,5 miliar).

Meski memiliki perekonomian terbesar di kalangan anggota GCC, rata-rata kekayaan per orang dewasa di Arab Saudi hanya US$ 39.500 (Rp 541 juta).

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Jutawan Timur Tengah saat ini berjumlah 642.800 orang

Total kekayaan mereka US$ 2,42 triliun.

Mobil-mobil supermewah milik anak-anak muda Arab supertajir di London. (SWNS.com)

Arab supertajir asal Qatar berutang denda parkir terbanyak di London

Prancis memuncaki daftar berisi sepuluh negara itu.

Claridge's Hotel termasuk dalam daftar hotel supermewah milik Qatar harus diboikot. (Daily Mail)

Arab supertajir boikot hotel-hotel supermewah di London milik Qatar

Constellation membeli ketiga hotel supermewah itu dari the Barclay dua tahun lalu, setelah bersaing dengan investor asal Abu Dhabi.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Konglomerat Saudi tunjuk HSBC buat persiapan IPO perusahaan air minum kemasan

IPO sebesar 30 persen saham itu dilaksanakan paling cepat awal tahun depan.





comments powered by Disqus